Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Subianto Tak Tertandingi

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (jawa pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – PDIP boleh saja berada di atas dan mengalahkan partai-partai lain. Namun peta pemilihan calon presiden tidak linear dengan pemilihan legislatif. Tokoh asal partai berlambang banteng moncong putih yang dijagokan pada Pilpres 2024 mendatang, masih kalah dibandingkan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

“Meskipun PDI Perjuangan unggul mencapai 30,3 persen. Kita tahu stok kader PDIP cukup berlimpah. Ada Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan Puan Maharani. Mereka masuk 10 besar pilihan masyarakat. Tetapi tokoh yang berpeluang maju dalam Pilpres masih rendah elektabilitasnya,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono, di Jakarta, Rabu (4/3).

Mereka masih jauh di bawah Prabowo Subianto (23,7 persen), Anies Baswedan (14,7 persen), dan Sandiaga Uno (10,3 persen). Elektabilitas kader PDIP paling tinggi Ganjar Pranowo (8,0 persen), Risma (3,6 persen). Yang paling buncit Puan Maharani (1,1 persen).

Selain itu ada Ridwan Kamil (4,9 persen), Erick Thohir (4,1 persen), Mahfud MD (2,9 persen), dan Agus Harimurti Yudhoyono (1,6 persen). “Rata-rata mereka diuntungkan dengan posisi saat menjabat. Baik menteri maupun gubernur atau walikota,” imbuhnya.

Sandi dan AHY yang masih menuai investasi elektoral, harus meraih jabatan serupa jika ingin tetap bertahan. Dengan elektabilitas yang masih sangat tinggi, Prabowo berpeluang dicalonkan kembali pada Pilpres 2024. “Jika disimulasikan, pasangan Prabowo-Anies unggul jauh dengan dukungan publik mencapai 35,4 persen. Sedangkan Prabowo-Puan yang mencerminkan keterwakilan PDIP hanya didukung sebesar 11,8 persen,” paparnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...