Preview Granada vs Bilbao: Berburu Sejarah

Selebrasi pemain Athletic Bilbao di Copa del Rey/Edu-DF/Eldesmarque

FAJAR.CO.ID, GRANADA—Granada berburu rekor baru di Copa del Rey 2019/2020. Mereka berambisi mengalahkan Athletic Bilbao dan lolos ke final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, dinihari nanti.

JELAS bukan target muluk-muluk jika melihat penampilan mereka. Sebagai tim promosi, Granada adalah salah satu kejutan musim ini. Sejak awal musim, mereka tak pernah keluar dari 10 besar La Liga. Bahkan, anak asuh Diego Martinez sempat menjadi pemuncak klasemen Oktober tahun lalu.

Dengan hanya dua langkah lagi untuk melengkapi kejutan mereka dengan merengkuh gelar Copa del Rey, mereka dipenuhi gairah kemenangan menyambut Bilbao di Los Carmenes. Diego Martinez menegaskan, ini momen langka dan mereka akan habis-habisan untuk lolos ke partai puncak.

“Kami bisa menjalani momen bersejarah bersama dan kami harus mengerahkan seluruh energi kami dalam pertandingan itu. Itu adalah mimpi. Ini adalah waktunya untuk merasa sangat bangga berada di Granada,” kata Martinez di Sports Finding.

Martinez mengklaim, sejak berdirinya klub tersebut pada 14 April 1931, laga kontra Bilbao ini akan menjadi laga terpenting mereka. Dan tentu saja mereka berharap hasil bagus di Nuevo Estadio de Los Carmenes.

“Ini adalah pertandingan paling penting dalam sejarah Granada saat ini, dengan menghormati semua hal di atas, tapi yang lebih penting adalah menikmati dan menjalaninya. Bahwa emosi mendorong kita tetapi tidak mengalahkan kita,” tegas Martinez.

Dengan hasil 0-1 di leg pertama, Granada butuh kemenangan dua gol untuk membalikkan keadaan. Mengingat mereka sudah mengistirahatkan semua pemain terbaiknya saat bermain imbang 0-0 dengan Celta Vigo, peluang membalik keadaan sangat terbuka jika melihat performa kandang mereka.

Tapi, tentu saja mereka tidak boleh berharap misi tersebut akan semudah membalik telapak tangan. Kubu Bilbao juga datang ke markas Granada dengan target tiket final. Pelatih Bilbao, Gaizka Garitano mengatakan, laga kontra Granada adalah pertandingan terpenting mereka musim ini.

Garitano sendiri percaya bahwa kemenangan 1-0 atas Villareal di La Liga memberi anak asuhnya suntikan motivasi untuk leg kedua ini. “Dinamika terbaik untuk hari Kamis (Jumat Wita) adalah menang. Anda hidup dari kemenangan dan kemenangan memberi kepercayaan dan keyakinan,” katanya di BeSoccer.

Bek Bilbao, Inigo Martinez menambahkan, tiket final sangat vital setelah mereka tak lagi meraih gelar Copa del Rey dalam tiga dekade terakhir. “Kami tahu apa artinya bagi penggemar kami untuk mencapai final. Itu akan sangat besar. Kita harus bekerja keras untuk bisa lolos,” ujar Inigo Martinez di Sandiego Union Tribune.

Bilbao punya manis menghadapi Granada di babak semifinal Copa del Rey. Pada musim 1968/1969, mereka melangkah ke babak final dengan keunggulan agregat 3-1 atas sang rival setelah kedua klub bermain imbang 1-1 di Kota Alhambra. Musim itu, Bilbao menjadi jawara turnamen yang masih bernama Copa del Generalisimo dengan mengalahkan Elche FC 1-0 di partai puncak.

Gelandang andalan Bilbao, Dani Garcia akan absen di laga ini akibat akumulasi kartu kuning. Tetapi Mikel San Jose, Unai Lopez, Joseba Andoni Etxebarria dan Oihan Sancet semua bisa menggantikannya.

Sementara Granada, mereka tanpa Neyder Lozano, Alex Martinez, Quini, dan Angel Montoro yang cedera. Striker Roberto Soldado juga tak bisa bermain lantaran sanksi kartu dan posisinya akan diisi Carlos Fernandez yang sudah diistirahatkan saat menghadapi Celta Vigo. (amr)

Prakiraan Pemain

KONTEN BERSPONSOR

Komentar