Asistennya Caci Pemain Barcelona, Setien Minta Maaf: Ini Salahku

Jumat, 6 Maret 2020 10:20

Foto: VIA MARCA

FAJAR.CO.ID, BARCELONA—Pelatih Barcelona, Quique Setien mengatakan bahawa staf pelatih klub Catalan meminta maaf kepada orang-orang yang diperlukan sehubungan dengan komentar sang asisten, Eder Sarabia selama El Clasico. Komentar yang diambil oleh kamera TV itu memantik banyak reaksi dan diskusi.

Pada rekaman yang beredar, Sarabia tempak mencela dan mencaci maki pemain Barcelona yang pada laga di Santiago Bernabeu menderita kekalahan 0-2. Hasil itu membuat Barca kehilangan posisi di puncak klasemen.

“Tentu saja kita sudah bicara. Dia juga khawatir. Kami tidak peduli dengan situasinya. Ini masalah kami dan harus memperbaiki diri. Kami sedang berusaha menemukan solusi. Dan dia sedang berusaha untuk itu,” kata Setien kepada El Periodico ketika ditanya tentang dampak dari komentar Sarabia.

Setien menegaskan, ini seharusnya tidak perlu terjadi. “Kami sudah membuat permintaan maaf yang perlu kami buat. Dan terutama aku karena, pada akhirnya, ini salahku. Aku harus mengendalikan semua ini,” jelas Setien.

Setien mengakui bahwa insiden Sarabia sangat mempengaruhinya. “Situasi itu sangat mempengaruhi saya. Itu subjek yang membuatku khawatir. Itu adalah sesuatu yang sangat penting bagi saya,” tegasnya.

Ia menegaskan, mereka bisa dikritik karena permainan dan taktik. Namun, bukan karena perilaku. “Kami dapat dikritik karena Anda membuat pergantian pemain yang buruk, karena Anda memainkan permainan yang buruk. Untuk apa pun, tetapi bukan perilaku,” sesalnya dikutip dari MARCA.

Sarabia sudah mendampingi Setien sejak masih di Real Betis. Meskipun Setien menganggap Sarabia sosok baik, dia mengakui bahwa ada beberapa aspek yang harus dia perbaiki. “Eder adalah anak dengan temperamen yang hebat, yang sangat bagus untuk banyak hal,” ujar Setien.

Bagi Setien, Sarabia pria muda yang memiliki banyak energi dan hal yang sangat positif yang bisa membantu. Namun, dia harus belajar mengendalikan dirinya. “Dia sedang mengusahakannya; dia berusaha memperbaiki hal ini karena kita sudah memiliki situasi seperti ini (di masa lalu),” bebernya.

“Ini masalah yang coba dipecahkan Eder. Dia pria muda, pria impulsif, yang memiliki banyak energi, yang bagi banyak hal sangat positif. Tapi kita berada di bench klub yang kamu wakili dan kelakuanmu seharusnya tanpa cacat,” kuncinya. (amr)

Bagikan berita ini:
2
2
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar