Banjir Terjang Gowa, 10 Rumah Terendam

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Banjir menerjang Kabupaten Gowa. Itu setelah hujan mengguyur Butta Bersejarah selama empat hari berturut-turut.

Air tersebut menggenangi sawah, sebagian rumah dan jalan di poros Malino dan jalan Borosapiri, Kecamatan Bontomarannu.

Kondisi kedua jalan yang terendam tersebut memang tampak menurun. Sehingga air hujan yang mengguyur menggenangi daerah yang lebih rendah.

Pantauan Fajar.co.id di lokasi, ketinggian air sempat mencapai lutut orang dewasa. Warga pun terpaksa mengangkat barang milik mereka ke tempat yang lebih tinggi.

“Kalau banjir di sini setiap tahun. Tetapi baru tahun kemarin dan tahun ini. Barang saya seperti pakaian dan sofa saya angkat,” kata salah seorang warga, Taufik Daeng Tula (47) saat ditemui di lokasi, Jumat (6/3/2020).

Dia menyebut, banjir merendam sebanyak 10 rumah di kelurahan tersebut. Selain itu, sempitnya selokan yang berada di dekat lokasi itu, membuat air tersumbat, dan menggenangi sebagian rumah dan jalan.

“Ada 10 rumah terendam. Air sungai di sebelah meluap dan selokan dekat jalan poros sempit, menyumbat air hujan yang datang,” tambahnya.

Hingga kini, kondisi langit tampak mendung. Kata Taufik, jika hujan kembali mengguyur dalam waktu lama, banjir akan meninggi dan merendam rumah warga dalam jumlah banyak.

Beberapa kendaraan yang lewat di lokasi itu mogok. Pengendara berusaha melewati jalanan yang tergenang air yang tingginya mencapai lutut orang dewasa.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...