Membengkak dan Tak Bisa Lepaskan Cincin, Warga Datangi Damkar

Cincin yang tak bisa lepeas dan menyebabkan pembengkakan.

FAJAR.CO.ID, MAROS -- Gara-gara tidak bisa melepaskan cincin di jari nya, seorang pemuda, Muhammad Saleh (35) warga Kelurahan Taroada Kecamatan Turikale Kabupaten Maros mendatangi Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Maros.

Ia datang meminta bantuan personel Damkar untuk membantu mengeluarkan cincin besi putih dari jari manis sebelah kirinya.

Seorang warga, Muhammad Saleh mengatakan, ia datang ke kantor Damkar untuk meminta pertolongan karena cincin yang telah dipakai selama satu tahun ini tak bisa keluar.

Bahkan jari manisnya mengalami pembengkakan dan luka setelah tersangkut di sela-sela bodi mobil miliknya.

Diakuinya sebelum ke Damkar ia telah berupaya mengeluarkan cincin dari jari tangannya itu dengan mendatangi rumah sakit terdekat.

"Tapi katanya tidak ada alatnya untuk memotong cincin dan diarahkan ke damkar," sebutnya.

Kasi Ops Damkar Kabupaten Maros, Sulaiman mengatakan dalam pelepasan cincin ini, pihaknya sengaja menggunakan alat gurinda mini agar tidak melukai tangan korban.

Bahkan untuk mengurangi rasa panas akibat gesekan mesin gurinda mini dan cincin, petugas berulangkali menyiramkan air dingin ke jari tangan korban yang dilapisi besi tipis agar tidak melukai korban.

Cincin besi putih ini awalnya masih bisa keluar. Namun karena tangannya sempat tersangkut di body mobil membuat tangannya luka dan bengkak. Ia pun kesulitan mengeluarkan cincinnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...