Menunggu 110 Tahun untuk Duel Sociedad di Final Copa de Rey, Pelatih Bilbao Akui Menderita

Jumat, 6 Maret 2020 09:20

Gaizka Garitano/Larreina/MARCA

FAJAR.CO.ID, GRANADA—Pelatih Athletic Bilbao, Gaizka Garitano mengungkapkan kegembiraannya mencapai final Copa del Rey dan akan melawan rival sekota mereka Real Sociedad. Ini adalah pertemuan pertama kedua klub di partai puncak Piala Raja setelah 110 tahun.

Kedua klub asal Basque itu berduel di final pada 1910. Saat itu, Bilbao menang tipis 1-0 atas Sociedad. Bilbao sendiri terakhir manggung di final pada 1987. Sebelum itu, mereka meraih gelar terakhir pada 1984. Tapi, Garitano mengakui bahwa menciptakan derbi Basque tidaklah mudah. Menurutnya, Granada membuat anak asuhnya harus bekerja keras, khususnya di leg kedua hari ini. “Kami menderita di pertandingan ini, dan tim berjuang sampai akhir,” katanya kepada wartawan dari El Chiringuito TV dikutip dari Football Espana. “Ini akan menjadi final yang indah, final Basque yang indah. Kami memiliki langkah penting lainnya untuk dibuat, dan itu akan menjadi pertempuran nyata bagi kami,” tegas sang pelatih usai pertandingan.

Pada laga yang berlangsung di Estadio Nuevo Los Carmenes, Jumat, 6 Maret, hari ini, kedua klub bermain imbang tanpa gol di paruh pertama. Granada yang butuh kemenangan dua gol kemudian tampil lebih agresif di babak kedua.

Usaha mereka pun dengan cepat membuahkan hasil. Pada menit ke-48 atau tiga menit setelah babak kedua berjalan, tuan rumah membuka keunggulan lewat gol Carlos Fernandez yang memaksimalkan assist dari Darwin Machis. Skor agregat 1-1.

Granada yang menurut data Live Score melepaskan total enam tembakan tepat sasaran menggandakan keunggulan di menit ke-76. Gol kedua tuan rumah dilesakkan German Sanchez dengan lagi-lagi Darwin Machis tercatat sebagai pemberi assist.

Tertinggal 0-2 yang berarti mereka akan tersingkir, Bilbao mencoba memaksimalkan sisa waktu. Dan pada menit ke-81, gol yang mereka butuhkan pun hadir. Mendapat bola dari Mikel Vesga, Yuri Berchiche menaklukkan kiper Granada, Rui Silva.

Meski masih saling serang dan tercipta beberapa peluang, tidak ada lagi gol yang bisa dihasilkan kedua kubu. Skor 2-1 bagi Granada pun menjadi hasil akhir yang memastikan Bilbao lolos ke final. Agregat sebenarnya 2-2, namun Bilbao unggul gol tandang.

Di final, Bilbao akan menghadapi Real Sociedad yang juga akan menjadi pertandingan derbi. Sebelumnya, La Real sudah lebih dulu memastikan tempat di final dengan mengalahkan Mirandes di dua pertandingan semifinal. (amr)

Bagikan berita ini:
6
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar