Penyebaran Korona di Iran Meluas, Perekam Jenazah Pasien Ditangkap

Jumat, 6 Maret 2020 17:18

Seorang pasien positif virus Korona di Iran tengah dirawat. Pihak berwenang setempat tak mentolerir setiap tindakan yang...

Kamera juga memperlihatkan sejumlah kantong mayat berwarna hitam. Keterangan video itu juga menyebutkan jenazah itu adalah korban virus Korona.

Iran menjadi negara di Asia setelah Tiongkok sebagai pusat wabah dengan jumlah kematian terbanyak akibat virus Korona. Kondisi tersebut telah mendorong pihak berwenang untuk membatalkan beberapa aktivitas di Teheran hingga Salat Jumat.

Setiap hari di Iran, truk-truk penuh dengan disinfektan menyemprot jalan, tempat suci, taman umum, tempat sampah, toilet umum, dan pasar di Qom, Teheran, dan daerah lain yang memiliki kasus infeksi. Orang-orang yang tinggal di daerah tersebut mengatakan bau disinfektan membuat kondisi tidak nyaman.

Pekan lalu, Wakil Presiden Iran didiagnosis mengidap Coronavirus. Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi juga dipastikan menderita penyakit itu setelah tampak sakit di panggung saat konferensi pers tentang virus itu. Dia terlihat terus-menerus menghapus keringat dari dahinya sebelum didiagnosis beberapa jam kemudian. (JPC)

Bagikan berita ini:
9
9
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar