Mantan Presiden AS, Bill Clinton Akui Selingkuh untuk Ringankan Tekanan Pekerjaan

Sabtu, 7 Maret 2020 10:11

Bill Clinton bicara blak-blakan tentang perselingkuhannya dengan Monica Lewinsky/White House

FAJAR.CO.ID, NEW YORK—Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton bicara blak-blakan tentang perselingkuhannya dengan tenaga magang Gedung Putih saat itu, Monica Lewinsky selama ia menjabat. Itu ia ungkap dalam seri film dokumenter baru tentang istrinya Hillary.

Clinton mengklaim bahwa dia berhubungan seks dengan Monica Lewinsky – yang baru berusia 22 pada saat itu – untuk meringankan tekanan pekerjaan. Dia melihat Monica sebagai sesuatu yang akan mengalihkan pikirannya untuk sementara waktu.

Memimpin negara, kata Clinton, membuat seseorang merasa seperti merasa berada dalam 15 putaran pertarungan berhadiah yang diperpanjang menjadi 30 putaran. “Kehidupan setiap orang memiliki tekanan, kekecewaan, teror, dan ketakutan apa pun,” katanya.

Berselingkuh, kata Clinton, adalah di antara upayanya mengatasi tekanan. “Itu hal yang saya lakukan untuk mengelola kecemasan saya selama bertahun-tahun,” tuturnya.

Hillary mengatakan dalam film dokumenter bahwa dia ‘hancur’ oleh perselingkuhan suaminya. “Saya tidak bisa mempercayainya. Secara pribadi saya sangat terluka dan saya tidak bisa percaya ini, saya tidak percaya Anda berbohong,” katanya dikutip dari Metro.

Dalam salah satu episode film dokumenter, yang berfokus pada perselingkuhan, Clinton menawarkan permintaan maaf kepada Monica Lewinsky, yang dalam beberapa tahun terakhir mulai berbicara di depan umum tentang hubungan mereka. Ia mengatakan pandangannya tentang hal itu berubah selama gerakan #MeToo.

Mantan presiden mengatakan dia merasa hidupnya ‘mengerikan’ dan telah ‘tercemar secara tidak adil’. Clinton mengakhiri episode itu dengan mengatakan Tuhan tahu beban yang Hillary bayar untuk itu. Pasangan ini menjalani sesi konseling pernikahan ‘menyakitkan’ sebagai hasil dari perselingkuhan, kata Clinton. (amr)

Bagikan berita ini:
10
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar