Mekanisme Penyaluran Dana BOS Berubah, Sekolah Mesti Perhatikan Hal-hal Ini

Sabtu, 7 Maret 2020 17:33

Plt Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud, Ade Erlangga Masdiana.

FAJAR.CO.ID — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan perubahan dalam mekanisme penyaluran dana BOS untuk satuan pendidikan negeri dan swasta.

Berdasarkan yang diatur pada Permendikbud nomor 8 tahun 2020, salah satu pokok kebijakannya adalah proses penyaluran dana BOS reguler tahun 2020 langsung ke rekening sekolah.

Beberapa poin penting dalam surat edaran tersebut adalah disampaikannya hal-hal yang harus dilakukan sekolah, dinas pendidikan dan LPMP sebagai persiapan untuk penyaluran dana BOS Tahun 2020, yakni melakukan verifikasi data rekening yang digunakan untuk BOS serta verifikasi jumlah siswa dari setiap satuan pendidikan.

Ade Erlangga Masdiana, Plt Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud mengatakan, perubahan mekanisme ini dilakukan karena selama ini sekolah sering terlambat menerima penyaluran dana BOS sehingga mengganggu proses belajar mengajar.

“Jadi dana itu tidak lagi mampir di pemerintah daerah tapi dari Kementerian Keuangan langsung transfer ke rekening sekolah. Untuk mempercepat. Karena banyak kepala sekolah yang hutang untuk bayar ini bayar itu. Jika dana itu mampir lagi di pemerintah, kita rasa terlalu lama, kasihan pihak sekolah,” jelas Ade Erlangga ditemui di Makassar, Sabtu (7/3/2020).

Ada pun penggunaan dana tersebut diberi kebebasan kepada sekolah, namun ada hal yang perlu diperhatikan yakni akuntabilitas dan transparansinya. Laporan pertanggung jawabannya harus diupload melalui laman boskemendikbud.go.id.

Komentar