Heboh Diculik Pria Bertopeng, Polisi: Hanya Rekayasa Si Anak

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Dugaan penculikan anak perempuan berusia 14 tahun di Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, dibantah aparat Polsek Pangkajene.

Kapolsek Pangkajene, AKP Asgar, menjelaskan, dugaan penculikan anak yang terjadi itu ternyata hanya rekayasa, rekaan cerita dari si anak yang diduga diculik itu.

“Tidak betul, sempat memang buat heboh. Ternyata ini anak berbohong dia tidak pulang-pulang. Kemudian dia buat cerita ikat dirinya dan diculik. Ternyata itu bohong, itu karangannya sendiri karena takut sama orang tuanya, jadi membuat cerita diculik,” paparnya, Minggu (8/3/2020).

Lanjut dijelaskan, anak remaja berinisial Ra itu mengaku diculik empat orang bertopeng, kemudian diikat. “Ini juga yang salah, kita interogasi, ternyata hanya cerita rekayasa saja,” tambahnya.

Untuk diketahui, informasi tentang kasus penculikan anak tersebut viral di media sosial. Sejumlah warganet kaget dan ikut membagikan informasi yang masih simpang siur itu.

Pantauan FAJAR.CO.ID di sejumlah grup medsos, baket (bahan keterangan) terkait informasi penculikan itu dibagikan sejumlah akun, lengkap dengan foto-foto kondisi anak yang tengah dirawat.

Dan faktanya, sesuai keterangan dari kepolisian, kisah itu hanya rekaan alias rekayasa cerita dari sang anak. (fit)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...