Dorong Pengawasan Kaum Milenial di Pilkada, Bawaslu Maksimalkan Gowaslu

Komisioner Bawaslu Sulsel Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Saiful Jihad. (FajarMirsan)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel berharap partisipasi aktif kaum muda atau milenial dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. Salah satunya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan informasi.

Melalui aplikasi berbasis Android, Gowaslu, milenial diminta ikut melakukan pengawasan seluruh tahapan Pilkada serentak di 12 kabupaten/kota. Aplikasi ini sendiri telah ada sejak 2016 lalu.

Komisioner Bawaslu Sulsel Bidang Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Saiful Jihad mengatakan pelibatan milenial tak hanya melalui sosialisasi langsung tapi juga dengan memanfaatkan media sosial.

“Aplikasi Gowaslu itu, bagian kami agar masyarakat bisa melapor dengan tidak mesti harus datang ke kantor. Mereka bisa infokan lewat Gowaslu, kalau ada masalah atau pelanggaran,” kata Saiful usai menjadi narasumber diskusi politik di salah satu cafe di bilangan Jl Yusuf Dg Ngawing, Senin (09/03/2020).

“Bawaslu akan merespons untuk menindaklanjuti laporan yang masuk. Sehingga mereka tetap punya ruang tanpa harus dibayangi ketakutan, saya akan diperiksa dan sebagainya,” lanjutnya.

Syaiful menyebutkan berdasarkan penelitian dan survei sebagian besar kaum muda apatis terhadap politik. Hal ini menjadi salah satu kendala Bawaslu mengajak mereka ikut terlibat dalam pengawasan Pilkada.

“Jangankan untuk mengawasi, anak-anak muda terutama mahasiswa justru banyak yang berpikiran apolitik. Padahal kalau mereka tidak peduli politik yang naik malah yang tidak pantas menjadi wakil,” sebutnya.

Tak hanya ke milenial, Bawaslu saat ini juga mulai menyasar pelajar SMP untuk edukasi pendidikan politik. Alasannya, dalam lima tahun ke depan mereka akan menjadi pemilih pemula baik Pileg, Pilpres maupun di Pilkada. (irsan/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...