300 Ribu Pekerja Konstruksi di Sulsel Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 10 Maret 2020 23:46

300 Ribu Pekerja Konstruksi di Sulsel Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– BPJS Ketenagakerjaan menggelar sinergi dengan Kementerian PUPR serta didukung oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui sosialisasi dan diskusi panel bertajuk Komitmen Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Sektor Jasa Konstruksi dengan Penguatan Sistem Manajemen K3, di Hotel Harper Makassar, Selasa (10/03/2020).

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Toto Suharto, Ali Amal, Pejabat Fungsional Pembina Jasa Konstruksi tingkat Madya Kementerian PUPR, Andi Darmawan Bintang, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan.

Toto Suharto menyatakan kehadiran BPJS Ketenagakerjaan adalah amanat Undang-Undang, termasuk melindungi keselamatan pekerja konstruksi.

Ia menegaskan melindungi pekerja konstruksi seharusnya di awal, sejak persiapan pengerjaan proyek hingga proyek tersebut selesai.

“Jangan sampai pelaksana proyek membayarkan santunan karena tidak mendaftarkan pekerjanya. Karena kewajiban santunan itu sampai si pekerja benar-benar pulih dan tentu biaya yang ditanggung tidak sedikit,” ujar Toto.

Kembali kata Toto, peserta BPJS Ketenagakerjaan hingga saat ini tercatat mencapai 300 ribu orang yang berasal dari pekerja konstruksi se Sulsel.

“Dalam waktu dekat kita targetkan meningkat hingga 400 ribu peserta. Mudah-mudahan dengan adanya Pergub terkait perlindungan tenaga kerja konstruksi juga didukung oleh Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulsel, target kamj tercapai,” pungkasnya.

Toto menekanankan BPJS Ketenagakerjaan bukan merupakan kewajiban tapi kebutuhan dalam melindungi pekerja.

Bagikan berita ini:
10
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar