Syarat Diusung Gerindra Wajib Jadi Kader

Selasa, 10 Maret 2020 23:30

Ketua Tim Desk Pilkada Gerindra, Darmawangsyah Muin menyerahkan hasil fit and proper test ke Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras. (Fajar/Mirsan)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Partai Gerindra tak ingin kecolongan lagi di Pilkada serentak 2020. Karena itu beberapa syarat wajib dipenuhi bagi bakal calon yang diusung oleh partai besutan Prabowo Subianto ini.

Pilkada di Sulsel misalnya, Gerindra meminta komitmen bakal calon kepala daerah yang diusung untuk siap menjadi kader partai jika berhasil menang. Ini berlaku bagi mereka yang berlatar belakang profesional atau tanpa partai.

Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) mengatakan pihaknya tetap memprioritaskan kader internal untuk maju di Pilkada.

“Pertama, kader kami maju kosong satu, kedua jika tidak kosong satu akan ditandemkan dengan kader lain sebagai kosong dua. Ketiga akan cari tokoh yang dianggap bisa bersaing dan berkomitmen menjadi kader partai,” kata Iwan, Senin malam (09/03/2020).

Pihaknya sendiri akan segera mengusulkan maksimal tiga nama untuk masing-masing daerah di Sulsel. Untuk Gowa, karena pendaftarnya saat fit and proper test kemarin tak ada maka dikosongkan.

“Kalau lebih dari tiga pendaftar, kita usul tiga saja. Secepatnya, satu atau dua hari ini saya bersama Pak Sekretaris (Darmawangsyah Muin) akan serahkan ke DPP,” jelasnya di Hotel Claro.

Anggota DPR RI dapil Sulsel II ini menyebutkan khusus Pilwakot Makassar pihaknya akan berhati-hati betul mengusung. Gerindra sendiri masih melihat konstelasi politik yang ada, termasuk kemungkinan beberapa mengusung calon yang sudah diusung parpol lainnya.

“Kita simpan paling belakang (Makassar), sifatnya wait and see karena prosesnya dan konstelasi yang luar biasa. Kita sangat berhati-hati untuk mengusung di Makassar. Jangan sampai kayak Lutim, kita yang usung kemarin tapi tak ada yang jadi kader,” ungkapnya.

Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin menambahkan rekomendasi untuk pilkada di Sulsel akan diserahkan secara bertahap. Tergantung hasil keputusan dari DPP.

“Jadi nanti diserahkan satu-satu di daerah yang berpilkada. Saya dan Pak Ketua sudah bagi tugas, beliau bagian utara dan saya di selatan,” tambahnya. (Mirsan)

Bagikan berita ini:
5
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar