Meninggal di RS, Korban Korona Pertama di Indonesia Diumumkan

Rabu, 11 Maret 2020 22:48

BEBER : Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra membeberkan pasien Covid-19 ke-25 yang meninggal di RSUP Sanglah. (CHAIRUL A...

FAJAR.CO.ID,DENPASAR– Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus Korona atau Covid (Corona Virus Desease)-19 terus bertambah jumlahnya. Bahkan, satu pasien di antaranya, kode 25, meninggal dalam status pengawasan di RS Sanglah. Pasien itu seorang WNA (Warga Negara Asing) berjenis kelamin perempuan berusia 53 tahun.

Pasien meninggal, Rabu dini hari (11/3) pada pukul 02.45. Pada hari yang sama, pukul 12.30, jenazahnya langsung dikremasikan di Pemakaman Mumbul, Badung. Ini adalah korban Korona pertama di Indonesia yang meninggal yang diumumkan secara resmi. Korban meninggal di RS Sanglah.

Dalam keterangan persnya, Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Corona Virus Desease (Covid-19) Provinsi Bali yang juga Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyebutkan bahwa sampai dengan pasien tersebut meninggal, statusnya masih dalam pengawasan.

“Karena itu, Rabu kemarin, kami ingin mendapatkan konfirmasi dari Jakarta. Karena sampai dengan sore kemarin (sebelum pasien itu meninggal), belum menerima hasil tes laboratorium,” jelas Dewa Indra.

Dalam keterangan yang diperoleh langsung dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Achmad Yurianto, yang juga jubir penanganan Covid-19, pasien WNA yang meninggal dalam status pengawasan di RS Sanglah itu merupakan pasien kode 25 yang positif terinfeksi Covid-19.

“Pasien yang meninggal ini adalah kasus nomor 25 yang positif Covid-19 seperti disampaikan tadi malam (Selasa,10/3). Tapi kami kan belum terima hasilnya (tes lab). Meskipun infonya baru kami terima, tetapi penanganan jenazahnya sudah kami lakukan sesuai protap untuk mengantisipasi kemungkinan penularan kepada orang lain,” tegasnya.

Bagikan berita ini:
7
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar