Selain Kopi Toraja, Pemerintah Dorong Kopi Sulsel Lainnya Tembus Pasar Dunia

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulsel, Andi Ardin Tatjo.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan adalah salah satu penghasil kopi terbaik yang telah diakui hingga mancanegara. Soal rasa, kopi dari dua kabupaten ini tak diragukan lagi.

Tak hanya Kopi Toraja, Kopi Kalosi yang berasal dari Kabupaten Enrekang juga memiliki rasa khas berupa rasa masam buah dan manis.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulsel, Andi Ardin Tatjo mengatakan, kedua jenis kopi ini sudah menjadi ikon Sulsel dimata penggemar kopi dunia.

Ke depan, pihaknya juga tengah mempromosikan kopi dari pegunungan Latimojong dan dari kaki gunung Bawakaraeng.

“Kopi Kalosi dan Kopi Toraja saat ini sudah dikenal dunia. Kopi lainnya akan terus kita perkenalkan baik kancah nasional maupun internasional,” ucap Andi Ardin saat dijumpai di acara Festival Kopi ber-SNI, di pelataran Menara Phinisi UNM, Makassar, Rabu (11/3/2020).

Menurutnya, pemerintah selalu mensupport dan mendorong petani kopi, pertama dalam hal penanaman agar bisa dilakukan setiap tahun.

Selanjutnya yang utama di pasca panen. “Karena kebanyakan petani kita memetik biji kopi yang masih hijau yang harusnya merah. Itu akan sangat memengaruhi quality control kita,” ungkapnya.

Pihaknya juga tengah gencar melakukan edukasi terhadap petani agar produk yang dihasilkan benar-benar bisa diterima di pasar dunia.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar