Tenang Saja, Pelatih PSM, Bojan Hodak Yakin Bisa Lolos ke Babak Berikutnya

Osas Saha menggiring bola melewati adangan pemain Kaya FC/PSSI.org

FAJAR.CO.ID, JAKARTA—Hasil kurang memuaskan didapatkan PSM saat menghadapi klub asal Filipina, FC Kaya Ilo-Ilo pada laga lanjutan penyisihan Grup H Piala AFC zona ASEAN. Bermain di Stadion Madya, Jakarta, Selasa petang kemarin, Pasukan Ramang hanya bermain imbang 1-1.

Meski begitu, pendukung PSM tak perlu cemas. Pelatih PSM, Bojan Hodak menggaransi anak asuhnya akan bisa meraih hasil bagus di laga-laga berikutnya. Ia bahkan yakin akan bisa meloloskan tim Juku Eja ke fase selanjutnya.

Juara Piala Indonesia 2018-2019 ini di laga kemarin memang kurang beruntung. Sejak menit 10, PSM sudah harus bermain dengan sepuluh orang. Itu setelah pemain belakang Dedy Gusmawan harus meninggalkan lapangan setelah mendapat kartu merah akibat dua kali pelanggaran kartu kuning.

“Kami memulai pertandingan dengan 10 pemain sejak menit ke-10, sehingga saya tidak punya banyak pilihan selain harus melakukan counter attack dari awal,” kata pelatih PSM Bojan Hodak dalam konferensi pers seusai pertandingan dikutip dari PSSI.org.

Bojan mengaku tidak puas dengan hasil pertandingan melawan pemuncak klasemen Grup H Piala AFC 2020 ini. Meski demikian Bojan tetap optimistis dengan peluang timnya untuk lolos ke fase berikutnya.

Di laga kemarin, PSM sempat unggul lebih dulu di menit ke-12. Osas Saha sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menyelesaikan umpan terobosan rekannya. Tendangannya ke pojok kanan bawah gawang FC Kaya tak bisa diantisipasi kiper.

Di babak kedua, FC Kaya bermain lebih agresif. Lima menit berjalan, mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Penyerang Eric Giganto dengan nyaman menyambut umpan silang dari sayap kanan. Bola hasil sundulannya tak mampu dihadang kiper PSM, Hilman Syah. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...