Tentang Omnibus Law, Massa Didominasi Warna Merah Tolak Pekerja Asing

Rabu, 11 Maret 2020 14:18

Massa Gerakan Rakyat Menolak (Geram) yang didominasi warna merah unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sulsel, Rabu, 11 Ma...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — UU Omnibus Law Cipta Kerja di Indonesia menuai penentangan. Tak terkecuali sejumlah kaum buruh di Kota Makassar.

Rabu, (11/3/2020) sekitar pukul 13.35 Wita, massa yang didominasi warna merah, menyeruduk kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo.

Suara lantang pun terdengar jelas dari atas sebuah mobil truk, yang dinaiki beberapa massa.

Toa, speaker, dan sejumlah alat pengeras suara lainnya menjadi alat mereka untuk menyampaikan orasi. Mereka menyinggung pekerja asing yang bebas masuk ke Indonesia, dan menyingkirkan pekerja lokal.

“Tenaga kerja asing bebas masuk. Tidak semua pekerja asing bisa dipekerjakan. Ada job-job tersendiri. Hari ini kita tolak karena merugikan rakyat Indonesia,” tegas Juru Bicara Gerakan Rakyat Menolak (Geram) Revisi UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka), Yul Yuspin.

Massa berdiri dan berteriak di depan pintu gerbang kantor orang nomor satu di Provinsi Sulawesi Selatan tersebut. Di sana, aparat kepolisian gabungan berjaga-jaga. Aksi tersebut juga membuat arus lalu lintas menjadi macet.

Kendaraan yang melaju dari arah Fly Over ke arah jalan Perintis Kemerdekaan harus berjalan melambat. Massa melakukan aksi, dan memarkir kendaraannya di bahu jalan. (agus/fajar)

Bagikan berita ini:
4
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar