TPP ASN Wajo Tertahan Dua Bulan, Ini Penjelasan BPKPD

ILUSTRASI. (int)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2020 di Pemkab Wajo belum terserap. Sudah dua bulan hak Aparatur Sipil Negara (ASN) itu tidak dibayarkan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Wajo, Armayani mengatakan, secara keseluruhan total anggaran TPP di tahun 2020 sebesar Rp164.633.138.000.

Angka tersebut terbagi untuk beban kerja senilai Rp46.609.250.000, prestasi kerja Rp114.247.808.000, dan pertimbangan objektif Rp3.776.080.000.

“Biasanya pembayaran TPP ASN dicairkan sebelum pertengahan bulan. Januari, Februari, dan Maret kami belum ada pencairan,” ujarnya, Rabu, 11 Maret 2020.

Keterlambatan pencairan dana TPP tersebut, dikarenakan verifikasi hasil finalisasi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), belum ada diajukan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Kami mau cairkan apa, kalau verifikasi TPP OPD belum ada. Kalau itu sudah ada, pasti kita langsung proses untuk pencairannya,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dihimpun FAJAR, lambatnya pencairan TPP disebabkan belum adanya Juknis pengisian TPP. Sehingga para admin e-kinerja setiap ODP belum bisa melakukan penginputan.

Sementara, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Amiruddin, mengaku sudah menggelar sosialisasi Perbup No 186 tahun 2019 tentang Pedoman Pemberian TPP ASN di lingkup Pemkab Wajo, pada Jumat 6 Maret lalu.

“Kemarin baru sosialisasinya. Nanti kedepannya ada pelatihan bagi admin e-kinerja OPD,” akuinya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...