Jebol 3 Kali, Juergen Klopp: Jujur, Sulit Menjelaskannya

Juergen Klopp/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL—Manajer Liverpool Jurgen Klopp sangat kecewa dengan kekalahan timnya dari Atletico Madrid yang membuat mereka tersingkir di babak 16 besar Liga Champions. Meski tidak ingin menyalahkan siapapun, ia tetap kecewa dengan cara timnya kebobolan tiga gol.

“Saya mencari kata-kata yang tepat. Kesalahan utama kami adalah tidak mencetak gol kedua dalam 90 menit. 90 menit itu luar biasa, para pemain bermain sangat baik. Anda melihat semua gol kebobolan kami, sulit menjelaskannya, jujur,” kata Klopp ketika berbicara kepada BT Sport dikutip dari UEFA.com. Ia juga mengakui ada kelelahan anak asuhnya sehingga mereka tidak maksimal di perpanjangan waktu. “Setelah gol kedua, kaki sedikit lelah. Segala sesuatu yang tampak sangat alami di 90 menit pertama menjadi agak kaku,” ujarnya.

Itu juga berpengaruh pada kualitas umpan mereka. “Umpan silang tidak memiliki kualitas yang sama. Kami menginginkan yang pertama – umpan silang seperti yang kami lakukan untuk gol pertama, yang brilian, dan anak-anak lupa melakukan itu,” sesalnya.

Bermain di Anfield Stadium, Liverpool yang mengandalkan trisula Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino mengurung pertahanan tamunya sejak kickoff. Akan tetapi peluang terbaik pertama didapatkan Atletico lewat Diego Costa yang lolos dari jebakan offside.

Setelah peluang Costa bisa digagalkan, Liverpool sepenuhnya menguasai pertandingan. Namun, peluang melalui Sadio Mane, Georginio Wijnaldum, Virgil van Dijk, dan Alex Oxlade-Chamberlain bisa dimentahkan kiper Jan Oblak.

Namun, terus dibombardir, gawang Atletico akhirnya jebol juga di menit ke-43. Diawali serangan di sisi kanan, Chamberlain mengirim umpan tarik ke depan gawang. Wijnaldum yang tak terkawal menanduk bola ke sisi kanan kiper yang tidak bisa diantisipasi Oblak. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.

Kembali dari ruang ganti, Liverpool kembali langsung menggempur pertahanan tamunya. Mereka mendapat peluang emas di menit ke-63 ketika Andy Robertson mampu menanduk umpan Chamberlain. Sayang, bola hanya mengenai tiang gawang.

Percobaan selanjutnya dilakukan secara bergantian oleh Mohamed Salah, Firmino, Wijnaldum, dan Robertson. Akan tetapi, hingga menit 80, Oblak masih bisa menjaga gawangnya dengan baik.

Memasuki 10 menit akhir, Manajer Liverpool, Juergen Klopp memasukkan James Milner menggantikan Chamberlain. Tapi tidak gol yang bisa mereka cetak untuk membalikkan keadaan. Karena Atletico juga tak mampu mencetak gol, laga harus berlanjut ke babak tambahan waktu setelah agregat sama 1-1.

Di extra time, Liverpool hanya butuh empat menit untuk mencetak gol. Pada menit ke-94, umpan Trent Alexander-Arnold dari sisin kanan ditanduk Roberto Firmino. Bola sempat mengenai tiang, namun bisa kembali disambar Firmino.

Berada di atas angin, Liverpool terus menekan untuk mengamankan keunggulan mereka. Akan tetapi, kiper Liverpool, Adrian melakukan blunder di menit ke-97. Dalam situasi yang sama sekali tidak berbahaya, bola yang ia tendang di depan gawang malah jatuh ke kaki Joao Felix.

Felix kemudian memberikan bola kepada Marcos Llorente yang langsung melepaskan tembakan ke sisi kiri Adrian. Sang kiper pun hanya bisa menyaksikan bola bersarang ke dalam gawangnya.

Pada menit ke-105, lewat sebuah serangan balik, Atletico mampu menyamakan skor menjadi 2-2. Lagi-lagi, Marcos Llorente yang jadi mimpi buruk Liverpool. Menerima bola dari Alvaro Morata, eks pemain Real Madrid itu melepaskan tembakan melengkung ke sisi kiri kiper yang tak mampu dijangkau Adrian.

Skor 2-2 yang berarti Liverpool butuh dua gol membuat serangan sporadis terpaksa dilakukan tuan rumah. Akan tetapi, Oblak berkali-kali bisa menggagalkan peluang The Reds. Divock Origi dan Takumi Minamino dimasukkan sebagai senjata terakhir oleh Liverpool. Tapi, bukannya mencetak gol, mereka malah jebol lagi di menit ke-120+2. Morata mencetak gol ketiga timnya untuk membalikkan skor menjadi 2-3 dan mereka pun lolos dengan agregat 4-2. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...