Pelatih Dortmund, Lucien Favre Kritik Cara Timnya Dijebol Neymar Cs

Lucien Favre/situs Borussia Dortmund

FAJAR.CO.ID, PARIS—Borussia Dortmund tidak mampu mempertahankan keunggulan mereka di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Dalam laga di Paris hari ini, mereka kalah 0-2 dari PSG dan harus  tersingkir dengan agregat 2-3.

Pelatih Dortmund, Lucien Favre, mengatakan, secara umum timnya bermain bagus. Namun, ia mengeritik cara mereka dijebol Neymar Cs. Menurutnya, kedua gol tuan rumah mestinya tidak perlu terjadi.

"Pada awalnya sulit, mereka menekan sangat tinggi. Kami bermain dengan baik dan tidak buruk. Babak kedua juga tidak buruk. Kami tidak memiliki keputusan akhir yang tepat, operan terakhir atau operan sebelumnya. Kami memainkan garis yang tinggi dan kesulitan menemukan celah. Kami juga kebobolan dua gol yang tidak perlu," keluhnya di UEFA.com

Pada pertandingan yang berlangsung di Parc des Princes, Kamis, 12 Maret, yang berakhir pagi ini, PSG yang memainkan Pablo Sarabia dan Edinson Cavani sebagai penyerang dan memarkir Kylian Mbappe menekan sejak awal. Namun mereka kesulitan menembus pertahanan tamunya di 20 menit pertama.

Meski begitu, mereka akhirnya bisa mencetak gol ketika pertandingan memasuki menit ke-28. Bermula dari sepak pojok, Angel Di Maria mengirim bola ke mulut gawang yang disundul Neymar yang lepas dari pengawalan.

Tuan rumah yang tanpa didampingi suporternya menggandakan keunggulan di menit ke-45+1. Gol kedua PSG dilesakkan Juan Bernat. Bek sayap tersebut meneruskan bola kiriman Pablo Sarabia dari sisi kanan pertahanan Dortmund. Skor 2-0 di babak pertama yang berarti PSG unggul agregat 3-2.

Setelah jeda, PSG masih mengontrol pertandingan. Namun mereka kesulitan menambah gol untuk mengamankan keunggulan. Kylian Mbappe pun dimasukkan di menit ke-66 menggantikan Sarabia.

Dortmund yang butuh gol juga melakukan perubahan. Julian Brandt dan Mario Gotze dimasukkan. Akan tetapi, mereka juga kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Bahkan, usaha mereka makin berat ketika di menit ke-89 Emre Can mendapat kartu merah langsung dari wasit Anthony Taylor.

Kedua tim mencoba memanfaatkan injury time lima menit. Namun, tidak ada lagi gol yang tercipta. Skor 2-0 pun bertahan dan PSG berhak mendapatkan tiket babak delapan besar. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...