Wamentan Belanda dan Dirjen Hortikuktura Kunjungi EWINDO, Dorong Kualitas Benih Nasional

  • Bagikan

Pada kesempatan yang sama , dalam diskusi bilateral Direktur Perbenihan Ditjen Hortikultura , Sukarman menambahkan bahwa untuk regulasi perbenihan, importasi benih, dan investasi semuanya dilakukan sesuai UU No 13 Tahun 2010 dan peraturan lainnya yang berlaku.

“Industri perbenihan Indonesia sedang berkembang sehingga membutuhkan investasi teknologi, peningkatan kapasitas serta terobosan bagaimana memproduksi benih secara masal dengan harga kompetitif, sehingga harapannya Belanda dapat bekerjasama melakukan pengembangan teknologi benih baru” jelasnya

Wakil Menteri Pertanian Belanda, Jan-Kees Goet menyatakan mendukung industri perbenihan di Indonesia dan mengapresiasi EWINDO atas kontribusinya memajukan sektor hortikultura di Indonesia melalui penyediaan benih berkualitas. Dia mengatakan bahwa keberhasilan produksi hortikultura sangat ditentukan oleh penggunaan benih varietas unggul.

“Oleh karena itu, ketersediaan benih unggul secara berkelanjutan sangat penting peranannya,” ungkap dia.

Goet juga siap membangun kerjasama dengan Indonesia terkait peningkatan kualitas benih. Mulai dari hulu hingga hilir.

“Indonesia adalah negara dengan potensi sektor pertanian yang besar. Kita lihat EWINDO saja sudah mampu melayani tujuh juta petani, luar biasa,” ujar Goet.

Dirinya juga berharap, agar kerjasama dalam memajukan industri perbenihan ini berhasil maka perlu dipastikan kesiapan para stakeholder perbenihan, identifikasi kebutuhan dan permasalahan yang akan diselesaikan terlebih dahulu sesuai prioritas nasional termasuk sisi regulasinya. Regulasi yang menghambat investasi diharapkan dapat dikaji ulang.

  • Bagikan