Dosen Unsulbar Dikeroyok 10 Preman Gara-gara Sengketa Tanah

Jumat, 13 Maret 2020 15:51

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Andi Baso Faisal belum bisa melupakan aksi pengeroyokan dirinya, yang dilakukan oleh 10 preman.

Andi Baso yang merupakan dosen di Fakultas Hukum dan Ekonomi, Universitas Sulawesi Barat.

Awalnya pada hari Rabu, (11/3/2020), Andi Baso sedang melintas di jalan Let. Jend. Hertasning, Kota Makassar. Di sana, dia disapa dan bertemu dengan Daeng Serang.

Daeng Serang mengajak Andi Baso untuk pergi ke sebuah tempat. Andi Baso sudah curiga dengan ajakan Daeng Serang. Tidak baik jika ditolak, Andi Baso pun menerima ajakan itu.

Setelah sampai di lokasi yang dimaksud oleh Daeng Serang, ternyata musuh Andi Baso juga sedang berada di sana. Namanya Daeng Sijaya.

Hubungan antara Daeng Sijaya dan Andi Baso memang sedang tidak akur, karena sengketa tanah. Daeng Sijaya beserta teman-temannya yang bertubuh kekar, dihiasi dengan tatto naik pitam.

Akhirnya, peristiwa pengeroyokan oleh 10 preman terhadap seorang dosen pun terjadi.

“Saat saya ketemu Daeng Serang, dia mengajak saya ke markasnya untuk bicara baik-baik. Saya bilang, tolong jangan apa-apakan saya. Tetapi 10 orang preman bertatto memukul dan menendang saya,” kata Andi Baso.

Andi Baso tak bisa melawan. Dia pasrah dan mengalami luka memar pada bagian pipi sebelah kiri. Ditambah dengan luka bengkak hingga leher sebelah tangan yang tergores.

Bagikan berita ini:
1
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar