KPK Eksekusi Penyuap Wali Kota Medan ke Rutan

0 Komentar

Juru bicara KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan, Isa Ansyari. Eksekusi terhadap pemberi suap Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin itu setelah vonis 2 tahun penjara dinyatakan inkcraht.

“Pada hari ini, Kamis (12/3) KPK melaksanakan eksekusi terpidana Isa Ansyari pemberi suap kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin di Rumah Tahanan Negara Tanjung Gusta Medan,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/3).

Isa pada Pengadilan Negeri Tipikor Medan divonis dua tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan. Majelis hakim meyakini, Isa terbukti bersalah menyuap Dzulmi Eldin sebesar Rp 530 juta.

Isa Ansyari selaku Kepala Dinas PUPR Kota Medan secara bertahap melaukan penyuapan. Pemberiaan uang itu berlangsung selama periode Maret-Juni 2019 senilai Rp 20 juta dan pada September 2019 senilai Rp 50 juta.

Isa memberi uang suap kepada Dzulmi untuk mempertahankan jabatannya sebagai Kepala Dinas PU Kota Medan. Isa juga kemudian ikut membiayai kegiatan operasional Dzulmi dengan uang tersebut.

Isa terbukti melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...