Putusan MA Tak Berlaku Surut, Iuran BPJS Kesehatan Tak Bisa Dikembalikan

Ilustrasi (jawa pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kenaikan tarif Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang telah dibayarkan peserta sejak Januari 2020, tak bisa dikembalikan. Sebab Putusan Mahkamah Agung (MA) terkait pembatalan kenaikan tak berlaku surut.

Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro mengatakan putusan yang telah tetapkan MA tak berlaku surut. Sehingga pembatalan kenaikan iuran mulai berlaku sejak putusan itu dibuat, yakni pada 27 Februari 2020.

“Putusan itu berlaku ke depan, berlaku sejak diputuskan sampai ke depan. Tidak berlaku surut,” katanya di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (12/3).

Karenanya, lanjut Andi, iuran yang telah dibayarkan peserta BPJS Kesehatan sejak 1 Januari 2020 tidak bisa dikembalikan.

Andi Samsan Nganro mengatakan putusan Mahkamah Agung itu hanya membatalkan Pasal 34 ayat (1), dan (2) Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan. Selain pasal itu, Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tetap berlaku.

“(Hal diatur dalam Pasal 34) Kembali ke sebelumnya karena itu yang dinyatakan tidak berlaku,” ujar dia.

Dalam putusannya, MA menyatakan Pasal 34 ayat (1), dan (2) Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018, tentang Jaminan Kesehatan, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...