Saksi Akui Pernah Dipalak Eks Aspri Imam Nahrawi

Jumat, 13 Maret 2020 07:30

Terdakwa Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipi...

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Mantan asisten pribadi (Aspri) eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum pernah meminta uang senilai Rp 100 juta kepada mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional Kemenpora, Supriyono. Permintaan uang itu untuk kegiatan Imam Nahrawi menghadiri acara ECOSOC Youth Forum 2018 di Markas Besar PBB, New York.

Supriyono menyampaikan, permintaan uang itu terjadi di ruang kerjanya. Dia menyebut, menyerahkan uang Rp 100 juta dalam bentuk Dollar Amerika kepada Ulum. “Jumlah pastinya saya kurang ingat, tapi kurang dari Rp 100 juta. Waktu itu Dollar Amerika. Kasih langsung di ruangan saya, waktu itu mas Ulum datang ke ruangan saya,” kata Supriyono di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (12/3).

Pernyataan Supriyono lantas dibenarkan oleh mantan Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Mulyana yang juga turut menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus suap dana hibah untuk KONI. Mulyana menyebut, bahwa Supriyono pernah bercerita soal penyerahan uang itu. “Iya pak Supri (Supriono) lapor ke saya, setelah yang (pemberian uang) Rp 400 juta (kepada Ulum). Waktu itu ada event PBB di luar negeri,” ujar Mulyana.

Mulyana lantas membeberkan terkait pemberian uang untuk keperluan Imam Nahrawi. Dia menyebut, sebelum adanya permintaan uang untuk keperluan perjalanan Imam ke luar negeri, pernah ada penyerahan uang Rp 400 juta oleh Supriyono kepada Ulum.

Bagikan berita ini:
3
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar