Diduga Putus Cinta, Pelayan Cafe Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sabtu, 14 Maret 2020 13:36

DIDUGA PUTUS CINTA : Polisi dan tim medis saat memeriksa jasad AM usai ditemukan tewas gantung diri di mes cafe Titit (J...

FAJAR.CO.ID,BALI– Akhir hidup tragis nekat dilakukan perempuan belia berinisial AM, 16. Perempuan asal Banyuwangi, Jawa Timur yang kesehariannya bekerja sebagai waitrees atau pelayan Café Titit di Banjar Dinas Melanting, Desa Banyupoh, Gerokgak, Buleleng, ini nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri, Jumat dini hari(13/3).

Jasad perempuan yang masih dibawah umur itu ditemukan pertama kali dalam posisi tergantung menggunakan selendang kain warna hitam di depan kamar mandi yang terikat di tiang kayu bangunan mes café.

Kontan aksi bunuh diri AM itu langsung membuat gempar pengunjung dan pengelola café.

Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya saat dikonfirmasi terkait kasus ulah pati yang dilakukan salah satu pelayan Café Titit, membenarkan.

Menurutnya, terungkapnya kasus bunuh diri yang dilakukan AM itu berawal dari salah seorang pengunjung Café, yakni saksi Gede Subawa yang berencana hendak ke kamar mandi buang air kecil.

Namun sesampai depan kamar mandi, saksi mendadak teriak ketakukan. Saksi Subawa teriak melihat korban dalam posisi tergantung di depan kamar mandi yang terikat di tiang kayu bangunan mes cafe.

Mengetahui ada yang gantung diri, kata Sumarjaya, Saksi Subawa kemudian bergegas memberitahukan kepada karyawan café dan kemudian menginformasikan ke pemilik café.

“Setelah itu, pemilik kafe kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Gerogak,”jelas Sumarjaya.

Bagikan berita ini:
1
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar