Lepas Danny, Golkar Diminta Prioritaskan Kader

Sabtu, 14 Maret 2020 13:48

Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Nurdin Halid dan Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Partai Golkar diminta untuk memprioritaskan kader internal untuk diusung di Pilwakot Makassar. Terlebih calon yang telah diberi surat tugas, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto sepertinya akan ikut perintah Partai NasDem.

Pengamat politik, Andi Luhur Prianto mengatakan Nasdem memang perlu mengkalkulasi ulang format koalisi. Terutama calon pasangan kadernya.

“Sah-sah saja Nasdem mendapat prioritas menentukan calon pasangan kadernya. Hal itu juga bisa menjadi pintu masuk perlawanan terhadap Golkar. Keputusan Nasdem dalam menghadapi Pilkada akan lebih banyak berpengaruh pada masa depan partai ini, di langgam politik Sulsel,” kata Luhur, Sabtu (14/03/2020)

“Khusus untuk Golkar, kalau tawaran format pasangan calon mereka di tolak Nasdem, tentu sebuah “pelecehan” besar wibawa partai penguasa Sulsel bertahun-tahun itu,” lanjut pengajar Universitas Muhammadiyah Makassar ini.

Luhur menggambarkan, betapa besarnya conflict of interest pimpinan DPD 1, dalam memadukan kepentingan elektoral dengan kepentingan keluarga

“Golkar tentu bisa beralih ke calon lain. Calon yang membutuhkannya. Prioritas pertama, mungkin ke kader internalnya,” jelasnya.

Pengamat Politik Unhas Makassar Andi Lukman ikut menambahkan bahwa Partai NasDem sebagai partai pertama yang menerbitkan surat tugas ke Danny Pomanto. Lalu, dalam surat tugas dari Partai Golkar dengan syarat menggandeng kader golkar sebagai pasangan.

“Dalam konteks ini pastinya muncul dinamika internal pada level internal partai pemberi surat tugas yang membuat Danny harus konsisten dan tidak plin-plan memilih apakah akan ikut pada desain awal partai NasDem atau tunduk pada syarat dari partai Golkar,” tambahnya.

Bagikan berita ini:
9
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar