Unit Resmob Polda Sulsel Ringkus Sindikat Curat “Geng Spiderman”

Sabtu, 14 Maret 2020 16:53

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Drs Ibrahim Tompo bersama Dirreskrimum Kombes Pol Didik Agung Widyanarko, S.Ik, MH,...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Aparat Unit Reserse Mobile (Resmob) Polda Sulsel berhasil membongkar dan meringkus anggota komplotan pencurian dengan pemberatan (Curat) “Geng Spiderman” di Wilayah Polsek Rappocini Makassar di Jalan Malengkeri, Parangtambung, Jumat (13/3/2020) sore.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Drs Ibrahim Tompo bersama Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (dirreskrimum) Kombes Pol Didik Agung Widyanarko, S.Ik, MH, dalam keterangan persnya kepada wartawan, Jumat (13/3/2020) malam menyebutkan, kasus pencurian pemberatan ini, Polisi mengamankan tiga orang pelaku.

Ketiganya, masing-masing Ramma (29 tahun) warga Jl. Malengkeri III Kecamatan Tamalate Kota Makassar,  Nur (19 tahun) Warga Kompleks Kodam Blok G 22 No. 9 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, dan seorang pelaku sekaligus penadah barang hasil curian Pudding (46 tahun) warga Kompleks Kodam Blok G 22 No. 9 Kecamatan Rappocini Kota Makassar.

“Awalnya, dari pengakuan kedua pelaku tersebut, membenarkan telah melakukan aksinya di beberapa wilayah di Kota Makassar. Keduanya menyebut pelaku lainnya yang menadah yaitu Pudding (46), yang membantu Pelaku mengantar ke tempat di mana mereka akan melakukan aksi pencurian tersebut,” jelas Kabid Humas Ibrahim Tompo.

Menurutnya, ketiga pelaku mempunyai Geng bernama “Spiderman”, yang aksinya melakukan pencurian dengan cara memanjat atap rumah kemudian merusak pintu rumah lalu mengambil barang-barang berharga milik korbannya. “Ketiga pelaku tersebut merupakan residivis, yang telah melakukan aksinya lebih dari 6 (enam) kali Kasus Pencurian. Saat beraksi memiliki peran masing-masing, Ramma selaku eksekutor atau yang memasuki rumah milik korban dan mengambil barang–barangnya, Nur berperan mengamati atau mengawas di sekitar rumah milik korban. Sedangkan Pudding berperan sebagai pengantar dan menyuruh melakukan Pencurian Dengan Pemberatan sekaligus yang menggadaikan Barang hasil curian,” beber Kabid Humas.

Di tempat pengantar sekaligus penadah, Pudding, polisi menemukan barang bukti (BB) yang kuat dugaan merupakan hasil kejahatan, di antaranya; 1 (satu) unit gawai/handphone lipat merek SAMSUNG, 1 (satu) unit Laptop merek Acer warna hitam, 1 (satu) unit Playstation warna hitam, dan 1 (satu) unit gawai/handphone merek OPPO warna biru. (lis)

Bagikan berita ini:
1
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar