DBD Juga Tinggi, Ini Imbauan Diskes Sulsel

Minggu, 15 Maret 2020 19:00

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Selain covid-19, Demam Berdarah Daunge (DBD) juga perlu menjadi perhatian khusus, mengingat penularan DBD, penyebarannya cukup cepat bahkan dapat menyebabkan kematian. Sesuai data dari RS Wahidin Sudirohusodo tercatat 68 pasien DBD yang dirawat sejak Januari hingga 13 Maret 2020.

Dewi Reski Nurmala, Kepala Bagian Humas RS Wahidin saat dikonfirmasi beberapa hari lalu mengatakan, sejauh ini tidak dapat memprediksi apakah akan terjadi kenaikan pada jumlah pasien DBD. “Saya belum bisa prediksi itu.” ucapnya singkat.

Sementara itu M. Ichan Mustari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan, untuk mencegah penularan DBD banyak hal yang dapat dilakukan.

“Misalnya fogging, tapi selain fogging, kesehatan lingkungan juga penting karena ini menyebabkan kehidupan nyamuk itu tidak ada, air tergenang kemudian baju-baju yang digantung itu tempatnya nyamuk, jadi bagaimana kesehatan lingkungan itu harus tetap dijaga.” tuturnya.

Ia mengaku fogging bukan hal yang harus dilakukan ketika DBD mulai meningkat, melainkan jauh jauh harus diantisipasi dengan penyemprotan atau fogging di sekolah, tempat ibadah maupun perumahan.

“Jadi fogging itu sebaiknya tidak sebelum ada kejadian, karena memang siklus tahunan. Kalau sudah mulai hujan di situlah yang paling banyak nyamuk.” bebernya. (qyswanty/fajar)

Bagikan berita ini:
3
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar