Anies Baswedan Minta Warga DKI Jakarta Tak Pulang Kampung

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Wabah virus korona (covid-19) telah ditetapkan sebagai bencana nasional. Mengantisipasi virus itu menulari lebih banyak orang, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk melakukan segala kegiatan di rumah.

Pemprov DKI Jakarta pun secara resmi memutuskan untuk kegiatan sekolah dilakukan dari rumah. Begitu juga dengan perkantoran, diminta untuk memberlakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Atas kebijakan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga Ibu Kota tidak mengartikan sebagai meliburkan diri. Warga harus tetap menjalani rutinitas biasa, seperti sekolah dan bekerja. Hanya saja dilakukan dari rumah.

“Jangan sampai tiadanya kegiatan belajar mengajar di sekolah diartikan sebagai liburan. Lalu bermain bersama di luar, pergi ke tempat-tempat umum, pergi ke tempat-tempat hiburan, justru meningkatkan potensi penularan,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Minggu (16/3).

Selain itu, Anies mengimbau warganya agar tidak berbondong-bondong meninggalkan Jakarta. Baik itu dengan maksud liburan maupun pulang kampung.

“Kami justru menganjurkan kepada masyarakat untuk tidak bepergian sama sekali, termasuk bepergian ke luar kota apalagi pulang kampung,” jelasnya.

Bagi yang mengalami gejala terpapar bisa langsung diberikan tindakan medis. Sampai saat ini warga yang dites korona masih terbatas.

Menurut mantan Mendikbud itu, masih terbuka ada warga yang terjangkit namun belum terkonfirmasi karena belum menjalani tes kesehatan. “Karena itu kami meminta kepada semuanya untuk tetap berada di Jakarta dan tidak bepergian,” pungkas Anies. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah+Umar


Comment

Loading...