Bahas Aduan Proyek WFC, Ombudsman Sulbar Rakor Lintas Sektoral


Fajar.co.id, Mamuju — Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait proyek pembangunan Majene water front city (WFC) di Kabupaten Majene. Tim Ombudsman RI Sulbar melakukan rapat koordinasi melibatkan lintas sektoral, Senin (16/03/2020).

Selain jajaran OPD Kabupaten Majene turut hadir Wakil Bupati Majene, H Lukman untuk memberikan keterangan terkait proyek pembangunan Majene Water Front City.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar, menyampaikan, forum ini adalah wadah bagi Ombudsman untuk meminta keterangan kepada para pihak. Lukman Umar juga menjelaskan posisi Ombudsman dalam masalah ini sebagai penengah, karena adanya aduan masyarakat yang wajib untuk ditindaklanjuti.

“Sebelum lanjut saya harus stresing lebih dahulu bahwa tidak ada niat Ombudsman menghambat program pembangunan WFC ini, akan tetapi ada aduan masyarakat dan itu wajib kami selesaikan,” jelas Lukman Umar.

Lebih lanjut, Lukman Umar memaparkan sejumlah temuan dugaan maladministrasi yang telah ditemukan oleh tim Ombudsman. “Investigasi lapangan, klarifikasi terlapor, klarifikasi pihak terkait, pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan peraturan perundang-undangan sudah kami lakukan,” katanya.

Rapat koordinasi ini untuk mempertemukan semua pihak yang ada keterkaitan dengan proyek WFC ini, sebagai pertimbangan Ombudsman sebelum mengeluarkan hasil akhir.

Ada pun wakil bupati majene H Lukman, mengatakan pihak Pemda hanya melakukan penyesuaian di lokasi pembangunan WFC bukan melaksanakan reklamasi. Hanya saja penimbunan pembangunan tanggul itu yang dikonotasikan sebagai reklamasi.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...