Pengalihan Proses Belajar di Rumah, Disdik Sulsel Imbau tidak Ada Kerja Kelompok

Senin, 16 Maret 2020 19:28

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-– Mulai 18 maret 2020, siswa SMK kelas 1 dan 2 serta SMA kelas 1, 2 dan 3 akan dialihkan proses belajar dari sekolah ke rumah. Diketahui siswa yang akan beralih belajar di rumah akan diberikan tugas oleh guru masing masing dan didampingi oleh orang tua.

Kendati demikian Plt Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan H. Basri mengimbau untuk tidak ada kerja kelompok, melainkan harus mengerjakan soal secara individu. “Misalnya ada siswa berkumpul bersama mengerjakan tugas itu tidak boleh karena ini harus diawasi oleh orang tuanya masing masing dan ini tugas individu bukan tugas kelompok.” ucapnya kepada awak media hari ini Senin (16/03/2020).

Ia mengaku untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, ini menjadi salah satu cara dengan tidak adanya interaksi dengan orang banyak.

Diketahui pihaknya akan melakukan sidag ke beberapa rumah untuk memastikan peran orang tua dalam mendampingi anak maupun siswa yang bersangkutan apakah benar mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya.

Menurutnya jika ada siswa yang melakukan pelanggaran akan ditegur dan pihak sekolah terutama kepala sekolah juga akan dikenakan sanksi.

“Sanksinya akan ditegur kepala sekolahnya, artinya kepala sekolahnya tidak proaktif terhadap program program dan arahan yang digariskan oleh pak presiden dan gubernur, nah ini yang harus dilakukan, sementara untuk siswa juga akan ditegur sesuai dengan pelanggaran pelanggaran yang dia lakukan yang pasti intinya adalah proses belajar 14 hari itu harus di rumah dan didampingi orang tuanya.” tutupnya. (qyswanty)

Bagikan berita ini:
1
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar