Hotel Makassar Keluhkan Kelangkaan Hand Sanitizer

Junaidi Salam, Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel (Foto: Muh Ikbal/ fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Semakin meluasnya penyebaran virus corona memberikan dampak ke berbagai sektor, tak terkecuali sektor pariwisata. Khusus Makassar, bisnis hotel sudah merasakan dampaknya.

Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel, Junaidi Salam mengatakan jumlah pengguna jasa hotel di Makassar mengalami penurunan hingga 30 persen.

"Tingkat hunian sekarang turun hingga 30 persen dan diprediksi terus turun karena beberapa hari kemarin masih ada tamu yang batalkan," kata Junaidi, Selasa (17/3/2020).

Apalagi sekarang pihak Pemkot akan mengeluarkan imbauan untuk menghindari tempat keramaian."Tanpa surat imbauan, tamu-tamu kita dengan sendirinya sudah menarik diri, hotel drop, pariwisata drop, semua drop, katanya melanjutkan.

Tidak sampai di situ, menurut Junaidi, hal yang jadi permasalahan hotel sekarang adalah susahnya alat-alat pendukung untuk pencegahan corona, misalnya desinfektan, hand sinitizer, dan pengukur suhu badan, semuanya sudah susah didapat sedangkan itu sangat dibutuhkan di hotel, kalaupun dapat harganya sudah berkali-kali lipat.

"Nah kita berharap kehadiran pemerintah di sini untuk memberi kemudahan di mana barang-barang tersebut bisa kita cari, minimal kasih informasi," kata Junaidi.

Pihaknya juga berharap Dinas Pariwisata berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi dan pelatihan mengenai langkah yang harus dilakukan untuk pencegahan. "Seharusnya dinas terkait sudah melakukan itu," ungkapnya. (iqbal)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...