Pasien Covid-19 yang Meninggal Bertambah 1 Orang di Jateng

Selasa, 17 Maret 2020 20:20

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Humas Pemprov Jateng/Antara)

Ganjar menjelaskan, pemprov tetap menjamin kesehatan warga dari kasus tersebut. Untuk itu dia menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyelidikan epidemiologi dan menelusuri orang-orang yang pernah teridentifikasi berdekatan dengan pasien positif korona. Sehingga dapat menyekat sebaran Covid-19 agar tidak meluas.

Ganjar berharap masyarakat berpartisipasi memberikan informasi serta memeriksakan kesehatan, khususnya jika ada riwayat berdekatan dengan pasien atau pernah mengunjungi wilayah terdampak korona. Pemeriksaan tahap awal dan konsultasi terkait Covid-19 atau indikasi korona, bisa dilakukan di tujuh rumah sakit milik Pemprov Jateng.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengungkapkan, dari 1.005 ODP, mereka telah dikarantina di rumah masing-masing. Sementara, yang positif korona kini sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Yulianto menambahkan, pasien positif korona asal Semarang meninggal pada Selasa pukul 03.48 WIB. Sebelum dinyatakan positif, dia sempat dirawat di rumah sakit karena keluhan penyakit lain selama sepuluh hari.

”Di Solo, merawat dua orang positif korona. Mereka pernah berhubungan dengan pasien positif yang habis seminar di Bogor. Dengan kemarin, jadi sekarang ada dua orang yang meninggal karena positif korona. Sedangkan yang dirawat ada empat orang,” terang Yulianto.

Bagikan berita ini:
2
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar