Resmikan Gedung LP2S, Bupati Indah Minta Budaya Lutra Betul-betul Dilestarikan

Selasa, 17 Maret 2020 19:30

FOTO: ISTIMEWA

Fajar.co.id, Luwu Utara — Bupati Indah Putri Indriani meresmikan gedung LP2S (Lembaga Pemberdayaan dan Pemerhati Seni) sebagai Pusat pelatihan & Pendidikan ekonomi kreatif & produktif, senin 16/03, di dusun karya bakti, Desa Cendana Putih, kecamatan Mappedeceng.

Bupati peraih penghargaan kebudayaan dari PWI ini mengatakan, apa yang menjadi budaya Luwu Utara betul-betul bisa dilestarikan dan bukan hanya dicintai oleh komunitas tertentu.

Tanggungjawab melestarikan budaya ini sesungguhnya adalah tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan dengan hadirnya gedung ini dapat membuat masyarakat lebih produktif. Budayanya lestari, tetapi juga produktif membentuk budaya budaya yang baru (akulturasi). Karena Luwu Utara ini sendiri, dibangun dari berbagai kebudayaan menurut hasil penelitian Balai arkeologi Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Melalui momen ini, Bupati yang akrab disapa IDP ini turut mengukuhkan pengurus Komunitas Kampoeng Sehat (K2S) dusun Karya Bakti. K2S ini sejalan dengan salah satu program pemerintah yaitu ABCD (aset base community development), di mana aset yang pemda miliki bisa memunculkan nilai tambah.

Kalau ini dimanfaatkan dengan baik, maka akan memunculkan nilai tambah. Pengelola pasti akan dapat sehat ekonominya, dan lingkungan akan dapat sehat lingkungannya. Apa yang dilakukan di dusun karya bakti ini semoga bisa menular ke dusun dusun dan desa-desa yang lain, dan ini bisa di replikasi sesuai dengan potensi yang ada di desa masing-masing,” tuturnya.

Mewakili pemerintah kabupaten Luwu Utara, IDP memberikan apresiasi kepada wakil ketua DPRD Luwu Utara, Keremuddin, sebagai inisiator kedua program tersebut. Menurutnya, hal-hal seperti inilah yang menjadi penyemangat bagi pemerintah, di mana masyarakat ternyata punya antusiasme yang luar biasa.

Kita berharap dari gedung ini dapat melahirkan orang-orang yang produktif di bidang seni dan budaya. Di K2S juga begitu, semoga melahirkan pemuda yang produktif, yang mampu menyehatkan lingkungannya serta ekonomi keluarga dan daerahnya,” harap IDP.

Sementara itu Karemuddin menjelaskan, LP2S ini Ia dirikan bersama dengan Tomakaka Masamba pada tahun 2004, lahir dari sebuah rasa cinta terhadap budaya bangsa. Terlebih di Luwu Utara terdapat banyak bakat-bakat seni, maka lahirlah LP2S.

Salah satu hasil dari LP2S ini, lahirnya salah satu album yang berisikan lagu-lagu asli masamba dan Bupati Indah Putri Indriani menjadi salah satu yang menyanyikan lagi di Album tersebut.

Terima kasih bantuan pemerintah daerah atas pembangunan gedung ini, walau belum sempurna tapi Insya Allah sudah bisa difungsikan dengan baik, karena sesungguhnya seni ini adalah hal yang harus kita jaga karena seni mengantarkan kita untuk berharmonisasi dalam hidup ini, bagaimana mengelola perbedaan dan melahirkan sinergitas,” ucapnya.

Karemuddin menambahkan, untuk K2S sendiri lahir karena Ia ingin menciptakan masyarakat yang mandiri yang bisa memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri.

Komunitas ini telah mengelola sayuran sehat pola pekarangan non pestisida, mengelola pusat pengembangan ikan air tawar, serta tanaman obat-obatan keluarga. Olehnya kita bangun jiwa wirausaha di diri komunitas ini dengan komitmen sehat lingkungan, sehat ekonomi, dan sehat iman,” tutup Karemuddin.

Turut hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk & KB Luwu Utara, Marhani Katma.

Bagikan berita ini:
6
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar