RS Haji Batasi Penjenguk Pasien

Selasa, 17 Maret 2020 10:08

SIAGA: Petugas berjaga di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Jakarta, Rabu (4/3). RS itu menerima sepuluh...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — RSUD Haji, mulai membatasi penjenguk pasien, hingga 14 hari ke depan. Aturan itupun mulai berlaku, Senin, 15 Maret.

Direktur RSUD Haji, Haris Nawawi menjelaskan, pembatasan jumlah penjenguk pasien mulai diberlakukan. Hanya satu orang penjenguk yang dibolehkan masuk untuk satu orang pasien setiap harinya.

Kata dia, pembatasan ini diberlakukan untuk antisipasi penyebaran virus COVID-19. Dia pun berharap masyarakat bisa memahami kebjiakan tersebut, yang memang tujuannya untuk keselamatan dan kemanan pasien yang dirawat.

“Jadi kita isolasi terbatas dulu. Setiap penjenguk akan diperiksa suhu tubuhnya. Jika normal boleh masuk, tetapi yang kami bolehkan hanya satu orang. Yang lain, apalagi anak-anak itu dilarang,” jelasnya kepada FAJAR, kemarin.

Kecuali, kata dia, khusus untuk pasien dengan kondisi kritis atau di ruang ICU. “Itu masih kita toleransi. Tetapi tetap dibatasi yah. Apalagi ada pemeriksaan suhu tubuh. Jadi memang sangat ketat,” tambahnya.

Dia menambahkan aturan ini akan berlaku untuk dua pekan ke depan. Dia berharap masyarakat bisa memahami kebijakan tersebut. “Tak ada yang tahu penularan virus. Makanya kami lakukan pencegahan,” tambahnya. (ful/fajar)

Bagikan berita ini:
4
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar