RUU Omnibus Law Tak Pengaruhi Tingkat Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Makassar

Selasa, 17 Maret 2020 22:48

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — BPJS Ketenagakerjaan sejauh ini belum melihat pengaruh dari RUU Cipta Lapangan Kerja atau Omnibus Law terhadap tingkat kepesertaan BPJS Ketenegakerjaan khususnya di Makassar.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Raden Harry Agun Cahya saat ditemui di Makassar, Selasa (17/03/2020). Pihaknya mengaku tidak begitu intens mengikuti RUU tersebut karena masih berbentuk draft atau dalam proses pembahasan.

“Karena ini masih draft, hampir belum terlihat pengaruhnya terhadap tingkat kepesertaan BPJS Ketenegakerjaan khususnya di Makassar,” jelas Harry.

Saat ini BPJS Ketenagakerjaan hanya fokus pada perlindungan pekerja dari risiko kerja.

“Kami fokus pada komitmen perlindungan tenaga kerja. Satu sisi perusahaan punya kewajiban melindungi pekerjanya. Dan hak pekerja memperoleh perlindungan dari tempatnya bekerja. Karena bukan hanya pekerja, keluarganya pun terkena imbas dari kecelakaan kerja tersebut,” paparnya.

Sebagai informasi, dalam draft RUU Cipta Lapangan Kerja disebutkan buruh atu pekerja tidak akan terbebani dengan tambahan jaminan kehilangan pekerjaan. Ketentuan tersebut dijelaskan pada bagian ketiga tentang Jenis Program Jaminan Sosial.

Pekerja akan mendapatkan enam jaminan meliputi jaminan kesehatan, jaminan keselamatan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, jaminan kematian dan jaminan kehilangan pekerjaan. (endra)

Bagikan berita ini:
2
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar