Efek Sekolah Diliburkan, Volume Kendaraan di Makassar Menurun

Rabu, 18 Maret 2020 10:47

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Seruan Presiden Joko Widodo untuk beraktivitas produktif di rumah seperti belajar dari rumah, bekerja hingga beribadah di rumah guna menekan penyebaran Covid-19 berimbas pada lalu lintas di kota Makassar.

Seruan Presiden kemudian diperkuat dengan kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Makassar meliburkan sementara aktivitas belajar mengajar siswa SD, SMP, hingga SMA serta perguruan tinggi selama 2 pekan.

Sejak kebijakan tersebut dikeluarkan, tak terlihat kepadatan kendaraan di jalan-jalan utama kota Makassar.

Tim Gatur dan Penindakan Polresrabes Makassar, Brigadir Arya mencatat terjadi penurunan volume kendaraan melintas di jalan poros Makassar-Maros terutama pada pagi dan sore hari.

“Sejak anak-anak sekolah diliburkan, beberapa kantor juga meliburkan karyawannya, memang terjadi penurunan volume kendaraan. Di pagi hari penurunannya sekitar 5 persen,” jelas Brigadir Arya saat ditemui di tengah tugas mengatur lalu lintas di Simpang Daya, Makassar, Rabu (18/03/2020).

Lebih jauh Arya mengatakan penurunan volume kendaraan kondisinya variatif. Jika di waktu pagi penurunan volumenya sedikit, berbeda pada siang hingga sore hari. Ruas jalan poros Makassar-Maros terlihat lengang.

“Kalau sudah jam10 sampai sore hari, jalanan lancar dan lengang. Kemungkinan kondisinya akan begini sampai 14 hari ke depan,” ujar Arya.

Selain menangguhkan proses belajar mengajar di sekolah, sejumlah event yang sifatnya mengumpulkan banyak orang juga ditunda penyelenggaraannya sementara waktu. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak bepergian kecuali untuk keperluan mendesak. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
9
1
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar