Harga Bahan Baku Jamu di Makassar Melonjak Tajam

Rabu, 18 Maret 2020 11:27

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Melonjaknya angka pasien positif terinfeksi Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia turut mempengaruhi harga rempah-rempah di pasar tradisional Makassar. Rempah jenis empon-empon diyakini mampu meningkatkan imunitas tubuh dan menangkal virus corona

Fajar.co.id mencoba menelusuri harga-harga bahan baku jamu tradisional di Pasar Daya Makassar, Rabu (18/03/2020). Kondisi pasar tradisional ini di pagi hari tampak seperti biasanya. Lalu lalang pembeli hilir mudik mencari bahan makanan. Tak ada penurunan berarti, perputaran ekonomi cukup stabil, meski virus corona menghantui lokasi keramaian.

Harga bahan baku jamu seperti jahe, kunyit, sereh hingga temulawak mengalami lonjakan drastis. Salah seorang pedagang, Anwar yang ditemui mengaku harga jahe saat ini menembus angka Rp100 ribu per kilogram.

Sementara harga kunyit berada diangka Rp50 ribu per kilogram.

“Harga rempah-rempah bahan baku jamu tradisional naik drastis. Jahe yang sebelumnya Rp40 ribu per kilo, sekarang sudah Rp100 ribu per kilo. Naik dua kali lipat. Begitu juga harga kunyit Rp50 ribu per kilo, tadinya cuma Rp10 ribu per kilo,” ungkap Anwar.

Sedangkan harga temulawak dan sereh cenderung stabil, meski ada kenaikan harga sedikit, namun tidak begitu drastis kenaikannya.

“Kalau sereh dan temulawak, naik sih tapi tidak begitu tinggi harganya,” tandasnya.

Kendati demikian, penjualan bahan baku jamu tradisional ini tidak menurun. Pedagang mengaku bersyukur.

Bagikan berita ini:
10
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar