Sebut Corona Allah yang Atur, Jemaah Enggan Diliput Media

  • Bagikan

"Itu persoalan gambar kalau diwawancara. Jadi kalau terbit di koran atau TV, itu tidak sunnah. Karena memang dalam Islam dilarang memajang gambar yang bernyawa. Kan ada hadist-nya itu," katanya dengan wajah tersenyum kepada wartawan.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni sudah jelas tidak memberikan rekomendasi izin acara akbar tersebut.

Dia khawatir, virus corona menyebar ke wilayah Pakatto, hingga mengancam seluruh masyarakat di Kabupaten Gowa.

"Kita sudah surati untuk ditunda. Tetapi mereka tetap jalan. Kami hanya imbau, agar acaranya tidak jalan. Alasannya karena penyebaran virus corona sangat cepat, apalagi jumlah jemaahnya ribuan," katanya.

Namun pihak Pemerintah Kabupaten Gowa hanya mengimbau kepada warga sekitar, untuk tidak mendekat agar mengantisipasi penularan virus corona. (Agus)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan