Wahyu Setiawan Ngaku Tak Kenal Buronan KPK Harun Masiku

Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. Pemeriksaan dilakukan guna melengkapi berkas penyidikan Wahyu sebagai tersangka suap penetapan Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPR terpilih.

Ditemui usai pemeriksaan, Wahyu mengaku tak mengenal buronan KPK yang juga tersangka dalam perkara ini Harun Masiku. Ia pun menyatakan tak pernah menjalin pertemuan mau pun berkomunikasi dengan Harun.

“Saya hari ini diperiksa sebagai tersangka untuk kasus masalah Harun Masiku. Baik secara fisik mau pun komunikasi saya enggak kenal Harun,” ujar Wahyu di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (17/3).

Sama halnya dengan Harun, diakui Wahyu, dirinya juga tak pernah berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto diyakini menjadi pihak yang menandatangani surat pengajuan Harun sebagai PAW menggantikan Caleg PDI Perjuangan terpilih Nazarudin Kiemas bersama Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Oh enggak, saya juga enggak pernah komunikasi dengan Pak Hasto dalam konteks ini. Kalau itu (surat pengajuan Harun Masiku ditandatangani Megawati) iya,” tutur Wahyu.

Pada kesempatan yang sama, Toni Hasibuan, Penasihat Hukum Wahyu Setiawan membeberkan, ini merupakan pemeriksaan perdana kliennya selaku tersangka. Menurutnya terdapat sedikitnya 30 pertanyaan yang dianjukan penyidik.

Toni menuturkan, sebagian besar pertanyaan tersebut menyangkut hubungan antara Wahyu dengan pihak-pihak lain dalam perkara ini. Selain itu, tambahnya, perihal aliran dana suap juga turut didalami dalam pemeriksaan kali ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar


Comment

Loading...