Warga Wajo Dalam Pengawasan Corona, Begini Kondisinya Sekarang

Rabu, 18 Maret 2020 18:43

Petugas RSUD Lamaddukelleng bersama pasien pengawasan Corona, Baharuddin. (FOTO: IMAN SETIAWAN P/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Virus corona atau covid-19 masih menghantui warga. Tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Wajo. Ada satu warga dalam pengawasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Wajo.

Bahkan, warga dari Desa Longka Kecamatan Keera itu telah mendapatkan penanganan di RSUD Lamaddukelleng Sengkang, sejak Senin, 16 Maret 2020, lalu.

“Pasien, Baharuddin langsung ditangani waktu masuk. Karena mengalami pneumonia atau radang paru-paru,” ujar Kepala Seksi Keperawatan RSUD Lamaddukelleng, Kamariah, Rabu, 18 Maret 2020.

Dari hasil informasi diterimanya, pria lanjut usia itu baru sekitar seminggu lebih, sepulang dari melakukan ibadah umroh di Mekkah.

“Tapi belum diagnosa suspek. Memang pasien memiliki riwayat penyakit pneumonia,” tuturnya.

Sementara, Direktur RSUD Lamaddukelleng, drg. Andi Ela Hafid menyampaikan, mengaku, pada hari pertama penanganan Baharuddin, merujuk bersangkutan ke RS rujukan yang ditentukan oleh pemerintah.

Yakni, di RSU Andi Makkasau di Kota Parepare dan RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo di Kota Makassar. Supaya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk bisa dinyalakan suspek. Maka harus langsung dilakukan pemeriksaan swab. Itu dilakukan di RS rujuk tersebut,” jelasnya.

Akan tetapi dihari ketiga pengawasan dilakukan. Kondisi kesehatan pasien sudah berangsur membaik dan sudah diperbolehkan pulang.

“Memang riwayat pneumonia parah. Sesak nafas. Diperparah cuaca panas dan kecapean sepulang umrah,” tuturnya.

Menyikapi hal itu, Plt Dinkes Wajo, dr Sitti Ramla mengaku, tetap akan melakukan pengawasan terhadap pasien dan keluarganya di Desa Longka.

“Kita tidak akan diam saja. Kalau pun sudah dipulangkan. Puskesmas setempat kami suruh melakukan pemantauan,” urainya.

Tak hanya itu, ia menghimbau kepada masyarakat Wajo agar ikut serta meminimalisir penyebaran virus berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok itu.

“Dengan mengisolasikan diri dirumah. Seperti instruksi Bupati Wajo, Amran Mahmud, agar semua orang menahan diri jangan keluar rumah,” tutupnya. (man)

Bagikan berita ini:
7
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar