475 Penderita Corona Meninggal di Italia dalam 24 Jam, Pemain Serie A Makin Banyak Positif

Kamis, 19 Maret 2020 11:08

Kota Milan bertarung melawan COVID-19/AFP (Ilustrasi)

FAJAR.CO.ID, ROMA—Angka kematian akibat COVID-19 atau coronavirus 2019 di Italia terus bertambah. Bahkan, peningkatannya sangat mencemaskan. Dalam 24 jam terakhir misalnya, ada 475 penderita yang dinyatakan meninggal dunia.

Dengan demikian, sudah hampir 3000 orang di Italia yang meninggal akibat virus ganas ini. “Ada 475 kematian lain dari coronavirus di Italia selama 24 jam terakhir, menjadikan totalnya menjadi 2.978,” demikian dikutip dari Football Italia.

Khusus di sepak bola, sejauh ini belum ada angka kematian yang dilaporkan. Akan tetapi, jumlah pemain dan staf yang dinyatakan positif juga terus bertambah. Bahkan, khusus di Sampdoria, sudah ada 15 orang yang dinyatakan terpapar virus yang pertama muncul di China ini.

Gelandang Sampdoria Jakub Jankto mengungkapkan data itu. Sebelumnya, hanya Manolo Gabbiadini, Albin Ekdal, Antonino La Gumina, Morten Thorsby, Fabio Depaoli dan Bartosz Bereszynski yang diberitakan positif. Omar Colley awalnya disebut positif, ternyata di tes kedua terbukti tidak.

Coronavirus memiliki masa inkubasi yang panjang, sehingga gejalanya seringkali tidak muncul sampai dua minggu setelah paparan. Makanya, Jankto mengatakan angka saat ini masih sangat bisa bertambah.

“Saya berhubungan langsung dengan rekan satu tim yang dites positif. Sekarang 15 orang sudah terinfeksi virus corona di klub, tetapi bisa jadi lebih banyak,” kata Jankto kepada Sport.cz.

Menurutnya, saat ini mereka sepenuhnya terkurung di apartemen bersama keluarga masing-masing. Ia sendiri menegaskan tidak bisa menjamin dirinya tidak terpapar virus corona ini. Namun, Jankto  berusaha tidak terlalu memikirkan hal itu.

Bagikan berita ini:
8
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar