Satu Pasien Meninggal, Diskes Genjot Pembukaan Laboratorium di Sulsel

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dua orang warga Makassar dinyatakan positif terjangkit covid-19. Diketahui, satu pasien telah meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam usai darahnya diambil guna dilakukan pengecekan dan dikirim ke Jakarta.

Ichsan Mustari selaku Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan mengatakan tidak adanya laboratorium khusus yang disedikan di Sulawesi Selatan. Mengingat pasien meninggal usai melakukan pengecekan sampel darah dan dikirim ke Jakarta yang diketahui hasil sampel darahnya keluar usai pasien telah meninggal dunia.

“Jadi prosedurnya begini saya mau jelaskan, prosedurnya sebenarnya sebentar ji kurang lebih sekitar setengah jam atau 1 jam. Apa yang membuat lama, itu dia mengantrenya karena satu Indonesia, itu bikin lama,” ucapnya, saat diwawancarai, Kamis (19/3/2020).

Ia mengaku, solusi terbaik dengan membuka laboratorium sendiri khusus di Sulawesi Selatan agar tidak terlalu lama menunggu hasil sampel darah.

“Apa yang disampikan oleh Pak Gub adalah solusi yang terbaik dengan membuka laboratorium di Sulsel sehingga mengantre itu tidak lama lagi supaya tidak lama menunggu hasilnya keluar,” lanjutnya.

Sekadar diketahui pasien yang meninggal di usia 55 tahun berjenis kelamin perempuan baru pulang dari umrah pada 3 Maret.

Setibanya di Makassar, pasien tersebut mengalami demam dan memeriksakan diri ke Rumah Sakit Siloam. Sementara itu, perempuan 55 tahun tersebut mengembuskan napas terakhir pada 15 Maret 2020. (qyswanty)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...