Tanda Tanya Besar MotoGP 2020

Kamis, 19 Maret 2020 12:01

Pelaksanaan MotoGP 2020 masih belum jelas/Crash.net

FAJAR.CO.ID, JEREZ—Jadwal MotoGP 2020 sudah direvisi dengan balapan di Jerez, Spanyol akan menjadi pembuka musim. Akan tetapi, di tengah makin mengganasnya ancaman virus corona, kembali muncul tanda tanya terkait bisa tidaknya balapan digelar Mei nanti.

Situasi saat ini sangat tidak pasti. Sejumlah negara sudah memberlakukan aturan ketat. Dan para pakar mengklaim bahwa penyebaran virus corona-2019 (COVID-19) saat ini belum mencapai puncaknya di Eropa.

Penyelenggara MotoGP sebelumnya melakukan pembatalan untuk balapan pembuka kelas utama di Qatar. Itu diikuti dengan penundaan MotoGP Thailand yang awalnya akan diadakan akhir pekan ini.

Ketika situasi memburuk dengan cepat di Eropa dan mulai menyebar ke barat, penundaan putaran Argentina dan Amerika Serikat dikonfirmasi bersamaan dengan membentuk kembali kalender MotoGP sementara termasuk final delapan putaran dalam 10 minggu dari akhir September hingga akhir November. Respon awal MotoGP telah dipuji, sementara kepala Dorna, Carmelo Ezpeleta belum mengesampingkan kemungkinan untuk menggelar kejuaraan penuh, yang telah mengangkat berbagai kemungkinan solusi, termasuk balapan tanpa penonton. Sampai saat ini, musim MotoGP 2020 diatur untuk dimulai awal Mei dengan Grand Prix Spanyol di Jerez menjadi seri pembuka. Setelah itu balapan dilanjutkan ke Prancis dan Italia di akhir bulan. Tapi tim dan pembalap MotoGP tampaknya harus bersiap untuk penundaan lebih lanjut. Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menutup akses ke dalam dan ke luar negeri setidaknya 15 hari. Italia dan Spanyol juga mendekati penutupan total dengan mayoritas penerbangan dibatalkan. Akibatnya, tiga putaran awal ini menjadi tanda tanya besar.

Bagikan berita ini:
1
5
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar