Zona Sumber Gempa di Selatan Bali Berpotensi Tsunami, Ini Peringatan BMKG

Kamis, 19 Maret 2020 11:59

BMKG

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan agar masyarakat mewaspadai zona sumber gempa di selatan Bali yang berpotensi menghasilkan gempa besar dan menimbulkan tsunami.

Pada Kamis (19/3) pukul 00.45 WIB, terjadi gempa tektonik yang mengguncang wilayah Bali, Lombok, Sumbawa Barat, dan Jawa Timur. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut memiliki parameter magnitudo 6,3 dengan episenter di koordinat 11,4 LS dan 115,04 BT tepatnya di laut pada jarak 305 km arah selatan Kota Denpasar, Bali.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono seperti dilansir dari Antara menjelaskan, zona outer rise selatan Bali patut diwaspadai dan tidak boleh diabaikan. Sebab zona sumber gempa itu mampu memicu gempa besar dengan mekanisme turun sehingga dapat menjadi generator tsunami.

Gempa tersebut bersumber di zona outer rise Bali dan terjadi 12 kali gempa susulan hingga pukul 06.00 WIB yang dipicu aktivitas patahan tepat di Zona Palung Jawa (Java Trench). Sebab patahan batuan terjadi di bagian Lempeng Indo-Australia, gempa itu dapat disebut sebagai gempa intraslab,tetapi masih berada di zona sumber gempa di luar zona subduksi (outer rise).

Gempa yang bersumber di zona outer rise Bali tidak hanya sekali ini saja terjadi. Sebelumnya zona outer rise Bali pernah mengalami gempa signifikan sebanyak tiga kali, yaitu pada 9 Juni 2016 dengan magnitudo 6,0, pada 17 Maret 2017 dengan magnitudo 5,3, dan pada 9 Juni 2019 dengan magnitudo 5,1.

Komentar


VIDEO TERKINI