11 Inovasi Pemda Lutra Ikut KIPP Tingkat Nasional

Jumat, 20 Maret 2020 20:53

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat menerima penghargaan beberapa waktu lalu.

Apa perbedaan inovasi yang ikut kelompok umum, replikasi dan khsus? Hadi menjelaskan, untuk inovasi yang ikut dalam kelompok umum adalah inovasi yang belum pernah mendapatkan penghargaan KIPP Nasional. Sementara inovasi kelompok replikasi merupakan adaptasi/modifikasi inovasi yang masuk dalam Top 99 periode 2014 – 2018.

Yang terakhir adalah kelompok khusus. Kategori ini, sebut Hadi, adalah yang paling bergengsi, karena diikuti semua inovasi terbaik yang telah lolos Top 40, Top 35, Top 25 dan Top 9 periode 2014 – 2018. “Kelompok khusus ini mencari 15 inovasi yang best of the best, terbaik dari yang terbaik,” jelas mantan Kepala Bagian Hukum dan Perundag-undangan ini.

Untuk membantu kelancaran penginputan proposal ke Aplikasi Sinovik, Admin Lokal Bagian Organisasi langsung memberikan ID dan Sandi kepada masing-masing inovator sebagai Admin UPP di Perangkat Daerah masing-masing. “Kesiapan inovator dan dukungan pimpinannya sangat penting, karena terkait keseriusan menulis dan melengkapi proposal,” tandasnya. (rls)

Berikut 11 inovasi Luwu Utara yang ikut KIPP Tingkat Nasional: I. Kelompok Umum: (1) Kampung Penyelamat Jiwa (Dinas Kesehatan) (2) Penjaga Jumpa Berlian (Kecamatan Sukamaju Selatan) (3) Smart Bumdes (Dinas PMD) (4) Sipena (BPBD) (5) Gis For E Control (DLH) (6) Kesraku (Dinas Pendidikan) (7) Guruku Hebat dengan Smart MGMP (Dinas Pendidikan) (8) Melawan Lupa (Kecamatan Sultan) (9) Pasar Tani Jumpa Lagi (DKP),

Bagikan berita ini:
1
9
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar