Begini Akibatnya Jadi Preman Pemalak

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Kesal tidak diberi uang, bogem mentah pun melayang ke arah wajah warga sekitar.

Remaja bernama Khaidir pelakunya. Preman itu kerap memalak ke warga di sekitar wilayah jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar.

Aksinya premanismenya itu berakhir pada hari ini, Kamis 19 Maret 2020, sekitar pukul 18.00 Wita di tangan Resmob Panakkukang.

"Pelaku memukul wajah korban hingga menderita luka lebam, pada kelopak mata. Pelaku kesal dengan korban karena tidak diberi uang, saat dipalak pelaku," kata Kasi Humas Polsek Panakkukang, Bripka Ahmad Halim saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2020).

Korban tak terima dengan perlakuan yang ia alami. Dia pun langsung melapor ke Polsek Panakkukang.

Penangkapan yang dipimpin oleh Panit 2 Reskrim, Ipda Fahrul berhasil nyaris tanpa kesulitan. Saat ditangkap, barang haram didapat dari tangan pelaku.

"Barang bukti yang diamankan berupa serpihan pecahan kaca pireks," jelas dia.

Saat ini, warga jalan Rajawali 2, Kota Makassar itu telah diproses oleh penyidik. Remaja 17 tahun itu kini hidup di balik jeruji besi, Polsek Panakkukang. (Agus)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : rasid alfarizi

Comment

Loading...