Bukannya Menjauh, Rumah Korban Corona Dibawa Santai Warga Sekitar

Jumat, 20 Maret 2020 21:03

Tim dari Kota Makassar melakukan sterilisasi di Jl Rajawali Makassar, lokasi korban covid-19.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rumah warna putih di jalan Rajawali III Nomor 14, adalah kediaman Hapsa (55) yang meninggal karena virus corona atau covid-19.

Nama Hapsa disamarkan menjadi covid 285 oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat konferensi pers di kediamannya, Kamis malam (19/3/2020) kemarin.

Pantauan Fajar.co.id, Jumat (20/3/2020) sekitar pukul 19.00 Wita di rumah almarhumah Hapsa, tampak seperti biasanya. Tidak ada yang heboh, bahkan menjadi tontonan oleh warga sekitar.

Justru beberapa pemuda di sana sedang asyik duduk sambil menggenggam ponsel mereka, tepat di depan rumah almarhumah Hapsa.

Tampak jika dilihat dari luar rumah itu, memang tidak ada aktivitas apa pun. Lampu di dalam rumah milik almarhumah itu pun menyala, terang-benderang.

Pemuda itu tidak panik, pasca almarhumah Hapsa meninggal karena terjangkit virus dari negara Tiongkok tersebut.

Apalagi pada Jumat pagi tadi, petugas gugus Covid-19 Kota Makassar telah mensterilkan lokasi, tepatnya di rumah korban dengan melakukan penyemprotan.

Kepada Fajar.co.id, pemuda memakai kaus gelap itu mengatakan, tidak ada warga atau tetangganya yang meninggal akibat terinfeksi virus corona.

“Tidak ada di sini. Itu tidak benar. Jangan sembarang bilang,” kata pemuda itu dengan suara agak tinggi, kepada wartawan Fajar.co.id.

Namun warga lain menyebut, rumah milik almarhumah Hapsa baru saja didatangi oleh petugas, dan dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan di rumah tersebut.

Bagikan berita ini:
1
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar