Juventus Dikritik karena Biarkan Higuain, Pjanic, dan Khedira Pulang Kampung

Jumat, 20 Maret 2020 10:02

Blaise Matuidi/Gabriele Maltinti/Getty Images

FAJAR.CO.ID, TURIN—Juventus mendapat kritik keras karena mengizinkan Gonzalo Higuain, Miralem Pjanic, dan Sami Khedira meninggalkan Italia hanya setelah seminggu dalam isolasi diri. Publik mengaku bingung dengan keputusan tersebut.

Ketiganya meminta izin pada klub dan pulang kampung ke negara masing-masing setelah menunjukkan kepada polisi bahwa mereka dinyatakan negatif untuk COVID-19. Namun, masa inkubasi untuk penyakit ini bisa antara 5-14 hari dan bek Juventus, Daniele Rugani dinyatakan positif pada 11 Maret. Juve sejauh ini diketahui memiliki dua pemain yang sudah dinyatakan positif COVID-19. Selain Daniele Rugani, Blaise Matuidi juga dikonfirmasi kemarin. Dan saat ini, 121 anggota klub termasuk staf dan Presiden klub, Andrea Agnelli diisolasi. Periode karantina bagi mereka yang sempat berhubungan dengan seseorang yang dites positif koronavirus adalah 15 hari. Mengingat Higuain, Pjanic dan Khedira melakukan kontak langsung dengan Rugani di bangku cadangan pada pertandingan kontra Inter Milan, waktu seminggu seharusnya tidak cukup untuk periode karantina ketiganya. Pengguna media sosial, reporter dan pakar sudah mengajukan pertanyaan tentang ini. Mereka bingung mengapa Higuain, Pjanic dan Khedira diberi izin untuk tidak hanya meninggalkan rumah mereka, tetapi juga Italia. La Repubblica dan La Gazzetta dello Sport pada awalnya melaporkan Higuain dan rekan-rekan setimnya telah ‘lolos’ karantina. Itu karena tampaknya tidak masuk akal bagi para pemain untuk diberikan hanya satu minggu waktu untuk isolasi diri ketika dua pemain dalam skuat telah dinyatakan positif. Bahkan ada lebih banyak kebingungan pada Kamis malam waktu Italia ketika istri bek Juventus, Leonardo Bonucci mengumumkan di live streaming Instagram bahwa suaminya telah menjalani tes untuk coronavirus, tetapi mereka belum mendapatkan hasilnya.

Selain Higuain, Khedira, dan Pjanic, superstar Juventus, Cristiano Ronaldo juga saat ini tidak berada di Italia. Namun, ia meninggalkan negara itu dan kembali ke negaranya sebelum hasil tes Rugani keluar.

Italia saat ini menjadi negara Eropa terparah yang terimbas oleh wabah virus corona. Makanya, semua Italia “dikunci”. Di Italia, virus ini sudah menewaskan 3.405 orang. Angka itu lebih banyak daripada China yang menjadi awal sekaligus pusat penyebaran COVID-19. (amr)

Bagikan berita ini:
3
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar